Waduh,…Fisik Proyek Jalan Bealaing-Mukun-Mbazang Hanya 50%, Tapi Uang Cair Rp 10,7 M

  • Bagikan

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim investigasi media ini dari LHP BPK Perwakilan NTT tahun 2020 (terhadap APBD NTT TA 2019, red), proyek ruas jalan Bealaing-Mukun-Mbazang belum dilakukan PHO (Profesional Hand Over) hingga saat ini.

Bahkan Pemprov NTT memberikan perlakuan khusus terhadap PT. Agogo Golden Group dengan memberikan tambahan waktu penyelesaian pekerjaan (lebih dari 90 hari kalender sesuai PMK Nomor: 243 Tahun 2015, red).

Swipe up untuk membaca artikel

Padahal kebijakan pemberian tambahan waktu tersebut, bertentangan PMK Nomor: 243 Tahun 2015 dan Kepres 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang /Jasa Pemerintah. Sesuai aturan, PT. Agogo Golden Group sudah harus di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh PPK Dinas PUPR NTT karena tidak mampu menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 20 orang wartawan yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (Kowappem) NTT melaporkan dugaan korupsi terkait pelaksanaan 3 proyek jalan yang dikerjakan PT. Agogo Golden Group dengan total nilai sekitar Rp 48,7 M ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT pada Kamis (23/1/20) siang.

Baca Juga :  DEKRANASDA NTT Perkenalkan 19 Jenis Kopi Dari 11 Kabupaten di NTT

Rombongan Kowappem NTT diterima Kasipenkum Kejati NTT, Abdul Hakim. Ketua Kowappem NTT, Fabianus Latuan dan Sekretaris Kowappem NTT, Bonifasius Lerek didampingi Ketua JOIN NTT, Joe Rihi Ga dan Sekretaris JOIN, Jefri Taolin dan Lorens Leba Tukan dalam dialog mengatakan laporan tersebut merupakan wujud kepedulian para wartawan dalam mendukung pembangunan dan menyelamatkan dana pembangunan di NTT.

  • Bagikan