Waduh,…Fisik Proyek Jalan Bealaing-Mukun-Mbazang Hanya 50%, Tapi Uang Cair Rp 10,7 M


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Realisasi Keuangan Proyek Peningkatan Jalan Provinsi, ruas Bealaing-Mukun-Mbazang telah dicairkan senilai 10.790.630.100,- (atau sekitar 80%, red) dari total nilai kontrak sebesar Rp 14.198.198.000 pada tanggal 31 Desember 2019, padahal realisasi fisik proyek yang dikerjakan PT. Agogo Golden Group (AGG) tersebut baru mencapai sekitar 50% pada akhir Desember 2019.

Berdasarkan data yang dihimpun tim investigasi media ini dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor : 73.c/LHP/XIX.KUP/06/2020, tertanggal 17 Juni 2020, Atas Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan oleh BPK NTT terhadap Laporan Keuangan Pemprov NTT Tahun Anggaran (TA) 2019, dibeberkan sejumlah proyek bernilai ratusan milyar di Pemprov NTT yang tidak dapat diselesaikan sesuai waktu kontrak, bahkan hingga tanggal 31 Desember 2019.

Swipe up untuk membaca artikel

Salah satu proyek yang tidak dapat diselesaikan kontraktor hingga batas waktu kontrak adalah proyek Peningkatan Jalan Provinsi, ruas Bealaing-Mukun-Mbazang senilai Rp 14,1 M.

Menurut BPK NTT, pada tanggal 31 Desember 2019, realisasi keuangan proyek tersebut telah mencapai Rp 10.790.630.100,- (sekitar 80 % dari nilai proyek, red). Sehingga sisa pekerjaan yang diluncurkan ke tahun 2020 (DIPA-L) dari proyek tersebut senilai Rp 3.407.567 900,- (hanya sekitar 20% dari nilai proyek, red)

Padahal berdasarkan investigas tim media ini pada awal Januari 2020 (seperti yang dilaporkan Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan/Kowappem, red) realisasi fisik proyek tersebut baru mencapai sekitar 40%. Realisasi fisik tersebut berdasarkan pengamatan lapangan, foto, video dan wawancara dengan berbagai pihak terkait.

Baca Juga :  UPG 45 Mewisuda 335 Lulusannya, Mereka Diharapkan Mampu Bersaing dan Menjadi Yang Terbaik
  • Bagikan