Kowappem Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Flores Senilai Rp 47,7 M ke Kejati NTT


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANGSekitar 20 orang wartawan yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (Kowappem) NTT melaporkan dugaan korupsi terkait pelaksanaan 3 proyek jalan (1 proyek APBD NTT dan 2 proyek APBN, red) yang hingga saat ini belum selesai dikerjakan PT. Agogo Golden Group (AGG) dengan total nilai sekitar Rp 47,7 Milyar ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT pada Kamis (23/1/20) siang.

Swipe up untuk membaca artikel

Rombongan Kowappem NTT diterima Kasipenkum Kejati NTT, Abdul Hakim. Ketua Kowappem NTT, Fabianus Latuan dan Sekretaris Kowappem NTT, Bonifasius Lerek didampingi Ketua JOIN NTT, Joe Rihi Ga dan Sekretaris JOIN, Jefri Taolin dan Lorens Leba Tukan dalam dialog mengatakan laporan tersebut merupakan wujud kepedulian para wartawan dalam mendukung pembangunan dan menyelamatkan dana pembangunan di NTT.

β€œIni merupakan wujud kepedulian kami sebagai jurnalis. Kami tidak hanya berhenti sampai pada menulis tapi kami juga ingin menghentikan praktek korupsi di NTT. Oleh karena itu, kami datang menyerahkan data-data awal kepada Kejati NTT sebagai bahan awal untuk melakukan Pulbaket,” ujar Joe Rihi Ga.

Baca Juga :  "Dirjen Bina Marga Harus Evaluasi Kinerja Pejabat Pelaksana Proyek Yang Dikerjakan Oleh PT. AGG"

Pada kesempatan itu, Kowappem menyerahkan Laporan Nomor : 01/LKNN/I/2020, Perihal : Laporan Dugaan KKN yang ditujukan kepada Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT. Menurut Kowappem NTT, laporan tersebut sebagai bentuk kepedulian kami terhadap pembangunan di NTT dan pemberantasan tindak pidana Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) maka para wartawan yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Peduli Pembangunan (Kowappem) NTT melalui surat ini ingin menyampaikan dugaan KKN dalam Proyek Pembangunan Jalan di NTT.

  • Bagikan