Musda Demokrat NTT Sudah Selesai, Semua Perbedaan Harus Diakhiri


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Demokrat NTT telah selesai. Semua perbedaan pendapat tentang Musda sudah harus diakhiri karena forum Musda telah berakhir. Musuh bersama Partai Demokrat ada di luar, bukan di dalam.

Demikian disampaikan juru bicara Jefri Riwu Kore yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Kota Kupang, Herry Kadja Dahi dalam siaran pers DPD Demokrat NTT pada Sabtu (16/10/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

“Karena pesan Ketum AHY kemarin bahwa kita harus jaga persaudaraan, karena musuh kita ada di luar bukan di dalam rumah sendiri (Partai Demokrat, red) ” tegasnya menirukan arahan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Hery Kadja, semua perbedaan pendapat tentang Musda sudah harus diakhiri, karena forum Musda sudah berakhir kemarin, Jumat 15 Oktober 2021. Hasil Musda pun telah diserahkan kepada DPP Demokrat  untuk proses selanjutnya.

“Mari kita percayakan kepada DPP untuk proses lebih lanjut. Kita jangan lagi ikuti jejak para pembegal partai yang selalu mempersoalkan apa yang sudah menjadi aturan organisasi,” ajak mantan Ketua Komisi III DPRD Kota Kupang ini.

Baca Juga :  Kristo Haki: “Menuju Pilkada TTU 2020, Gerindra Prioritaskan Kadernya”

Ia meminta semua kader Demokrat, terutama pemegang hak suara agar menghargai hasil Musda yang telah terselenggara dengan baik dan mendapat apresiasi dari Ketua Umum AHY. Apapun keputusan Musda merupakan keputusan bersama Demokrat NTT. Namun, keputusan akhir tetap ada di DPP Partai Demokrat.

“Jadi mari kita jaga kekompakan dan tetap solid seperti pesan Ketum AHY kemarin. Kalau masih ada yang persoalkan keabsahan SK DPC Rote Ndao, Malaka dan Manggarai Timur, silakan baca diktum keempat dalam SK tersebut. Jangan hitung tanggal berakhirnya SK saja. Dan juga buktinya DPP masih mengakui dan bahkan telah menerima dukungan tersebut, tidak saja pada Musda ini, tapi juga untuk proses hukum di pengadilan oleh DPP menghadapi gugatan Moeldoko cs,” jelas Herry.

Ia mengatakan, bahwa sebagai kader Demokrat yang loyal, tidak boleh lagi menyampaikan statemen-statemen yang mengganggu keharmonisan partai. Semua kader harus tenang dan menjaga kesolidan partai.

Kepada para senior partai, ia pun meminta agar ikut menjaga dan mengawal hasil Musda IV DPD Demokrat NTT. “Tolong bantu jaga persatuan dan soliditas internal. Jangan justru para senior ini yang mengumpulkan dan mengajarkan kawan Ketua DPC untuk gugat hasil Musda. Ini tidak bagus bagi kekompakan partai. Sekali lagi ingat pesan AHY bahwa musuh kita di luar, bukan di dalam partai,” kata Herry tegas. (.kt/tim)

  • Bagikan