Rekayasa Ukuran Katup Limbah Mempengaruhi Efisiensi Pompa Hidram


  • Bagikan

Oleh: Gusnawati, S.T., M.Eng
(Staf Dosen Fakultas Sains dan Teknik Undana)

Swipe up untuk membaca artikel

Posted on May 12, 2020

KORANTIMOR.COM – KUPANG –

Hydraulic Ram Pump atau pompa hidraulik ram yang disingkat dengan sebutan pompa hidram adalah sebuah teknologi tepat guna untuk mengangkat air dari suatu tempat yang lebih rendah ke tempat yang lebih tinggi tanpa menggunakan energi motor bakar dan tanpa energi listrik, tetapi hanya memanfaatkan energi potensial sumber air serta energi kinetik air yang dialirkan (Taye, 1998).

Faktor yang mempengaruhi debit aliran pompa hidram antara lain; pertama debit air yang masuk ke pompa. Dimana debit yang masuk ke pompa dipengaruhi oleh diameter pipa masuk, pajang pipa masuk, sudut jatuh, serta tinggi jatuh air.

Faktor kedua adalah debit air yang keluar dari katup limbah. Debit ini dipengaruhi oleh panjang langkah katup, diameter katup limbah, serta massa pemberat katup limbah.

Faktor ketiga adalah tabung udara dan katup pengantar. Faktor yang lain adalah perbandingan head suplai dan head hantar.

Baca Juga :  Masyarakat Sikka Apresiasi Program Anak Belajar Melalui Radio

Mekanisme kerja pompa hidram adalah pelipat-gandaan kekuatan pukulan sumber air yang merupakan input ke dalam tabung hidram dan menghasilkan output air dengan volume tertentu sesuai dengan lokasi yang memerlukan.

Dalam mekanisme kerja ini terjadi proses perubahan energi kinetis berupa kecepatan aliran air menjadi tekanan dinamis yang menghasilkan timbulnya palu air (water hammer), sehingga terjadi tekanan yang tinggi di dalam pipa.

  • Bagikan