RSUD W.Z. Yohanes Kupang Siap Periksa Sampel Darah


  • Bagikan
Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes

KORANTIMOR.COM – KUPANGPemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov. NTT) melalui Dinas Kesehatan Provinsi NTT telah berkoordinasi dengan pihak manajemen RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang untuk menggunakan laboratoriumnya memeriksa sampel darah atau Swab yang selama ini dikirim ke Jakarta. Pemprov NTT pun mengimbau agar warga NTT yang masih sakit dan sementara berada di daerah terpapar Covid-19 untuk tidak dulu pulang NTT.

(tengah berbaju  motif hitam bergaris) Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes

Kadis Kesehatan Provinsi NTT, Dr, dr. Domi Minggu Mere, M.Kes menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan KEMENKES RI di Jakarta dan Dirut W.Z. Yohanes Kupang agar laboratorium yang ada di RSUD itu dapat digunakan untuk memeriksa sampel darah atau Swab. “Kami masih berkoordinasi dengan pihak Kemenkes RI di Jakarta bersama Pak Dirut W.Z. Johanes agar lab yang ada di RSUD dapat digunakan untuk memeriksa sampel darah atau Swab,” tandas Kadis Kesehatan Provinsi NTT, DR. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes melalui sambungan telpon kepada pers di ruang Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Jalan Raya El Tari Nomor 52 Kupang, Senin (06/04/2020).

Swipe up untuk membaca artikel
Baca Juga :  Pandemi Covid-19 di NTT Marius Ajak Masyarakat Tularkan Virus Kemanusiaan

Menurut dokter Domi, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI sebelumnya, hanya ada tiga rumah sakit yang ditunjuk untuk emerging disease. “Kemudian Bapak Gubernur mengusulkan agar ditambah delapan rumah sakit emerging disease  sehingga kini menjadi 11 rumah sakit. Selanjutnya kita juga mengembangkan 11 rumah sakit sebagai second line untuk meng-support rumah sakit kita yang ada,” papar dokter Domi sembari menambahkan, pihaknya juga sedang mempersiapkan beberapa rumah sakit sebagai penunjang atau penyanggah RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang. (Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)

  • Bagikan