Pemprov NTT Minta Sekolah Paham Aturan dan Prokes Terkait Pemberlakuan Kembali Pembelajaran Tatap Muka

  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, dan Anak (Dinas P3A) ingin memastikan satuan pendidikan memahami peraturan dan standar operasional (SOP) serta protokol kesehatan (prokos) menjelang pemberlakukan kegiatan pembelajaran sekolah tatap muka. Tujuannya, agar sekolah menjadi ramah anak melalui keberadaan sarana-prasara sanitasi sekolah (sarana air bersih, jamban, tempat pembuangan sampah, dan sarana pembuangan limbah, red) yang aman anak. Dengan demikian, anak terhindar dari bahaya penyebaran Covid-19.

Dari kiri: Kadis P3A NTT, drg Lien Adriany M.Kes, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi S.Pd.M.Pd, Kepala Perwakilan UNICEF NTB dan NTT Yudhistira Ywangoe

Demikian disampaikan Kepala Dinas P3A NTT, drg Lien Adriany M.Kes dalam jumpa pers seusai kegiatan Wevinar Series Sekolah Ramah Anak Untuk Sanitasi Sekolah Aman Dalam Rangka Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, pada Senin (11/10/2021) di Aula Kantor Gubernur NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

“Saat ini penyebaran Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Timur mulai berkurang, yang ditandai dengan PPKM turun level II (dua). Pemprov NTT sejak diberlakukan kembalinya sekolah tatap muka langsung, tentu ada kekuatiran. Hal tersebut, tidak bisa dibiarkan begitu saja tanpa berbuat sesuatu. Kegiatan webinar series ini dilakukan, untuk memastikan bahwa satuan pendidikan sudah memahami dan patuh pada aturan- aturan, SOP, sehingga anak- anak dapat bersekolah dengan aman dan nyaman serta tidak menjadi klaster-klaster di sekolah” jelasnya.

Baca Juga :  Ribuan TKI NTT Pulang Kampung, Gubernur Laiskodat Diminta Antisipasi
  • Bagikan