Pemprov NTT Akan Kembalikan Tanah Milik Warga 5 Desa di Besipae


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – SOE – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) akan mengembalikan Tanah milik warga 5 Desa, yakni Mio, Polo, Oe Ekam dan Linamnutu dan Enoneten yang masuk dalam kawasan Instalasi Besipae seluas 3.780 Ha.

Demikian salah satu butir kesepakatan para Usif dan Pemprov NTT pada Jumat (21/8/20) di Kantor Camat Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

Berdasarkan Nota Kesepakatan yang diperoleh Tim Media ini, ada 5 butir kesepakatan yang yabng dicapai para usif dan Pemprov NTT, yakni :

1. Para Pihak menyepakati areal Besipae seluas 3.780 Ha tetap menjadi milik Pihak Kedua (Pemprov NTT, red) sesuai kesepakatan 1982;

2. Para pihak menyepakati mengkapling tanah seluas 800 m2 per Kepala Keluarga untuk 37 KK yang kini sedang menempati lokasi dalam areal 3.780 Ha;

3. Pihak kedua menyepakati untuk mengidentifikasi wilayah desa (Linamnutu, Enoneten, Polo, Mio, Oe Ekam) yang masuk dalam kawasan 3.780 untuk dikeluarkan dari sertifikat tersebut dan diserahkan kepada masyarakat di Lima desa tersebut;

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Lili Senilai Rp 5,7 M, Vonis Hakim Abaikan Fakta Persidangan

4. Pihak pertama meminta pihak kedua untuk mengelola lahan tersebut dengan melibatkan masyarakat dalam setiap program pemerintah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat;

5. Para pihak menyepakati untuk mengakhiri semua permasalahan yang sedang di Besipae.

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Usif Frans Nabuasa, Usif Nope J. D.I. Nabuasa dan Usif P. R. Nabuasa selaku Pihak Pertama, dan Pemerintah selaku pihak Kedua ditandatangani oleh Dr. Z. Sony Libing, M.Si dengan saksi-saksi: Dandim 1621/TTS, Letkol Czi Koerniawan P, Kapolres TTS, AKBP Ariasandy, SIK, Kabiro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTT, Dr. Marius A. Jelamu, M.Si, Kasat Pol PP Provinsi NTT, Ir. Cornelis Wadu, M.Si, Gustaf Nabuasa, S.Pt, dan Pdt. Yorim Y. Kause, S.Th.

  • Bagikan