Pemred Suara Flobamora: “Penyidik Polres Ende Sangat Subyektif Sidik Laporan PT. AGG”


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG, – Penyidik Polres Ende dinilai menggunakan ‘kacamata kuda’ sehingga tidak objektif dalam melihat fakta dan kebenaran terkait pengaduan Komisaris PT. AGG, Frengky Ratu Taga sebagai berita bohong/hoax.

Pemimpin Redaksi Suara Flobamora.Com [Media Berita Online], Fabianus Latuan datang memenuhi panggilan penyidik Polres Ende di Polresta Kupang [Senin, 27/1/2020] untuk memberi keterangan penyidikan sebagai saksi terkait Laporan PT. AGG terhadap wartawannya, Stef Bata tentang Progres fiik jalan provinsi, ruas Bealaing-Mukun-Mbazang senilai Rp 14,1 M yang terlambat dikerjakan PT. AGG di KabupatenManggarai Timur.

Swipe up untuk membaca artikel

Diwawancarai usai pemeriksaan, Pemred dan Penanggung Jawab Portal Berita Suara Flobamora.Com mengatakan, dari pertanyaan-pertanyaan dalam penyelidikan, Ia menilai penyidik Polres Ende menggunakan ‘kacamata kuda’ dalam melihat kasus tersebut. Akibatnya, penyidik tidak mampu melihat kebenaran dan fakta riil di lapangan.
“Bahkan penyidik sangat subyektif dalam memproses pengaduan terhadap wartawan saya. Saya tidak tahu ada motivasi atau kepentingan siapa dibalik itu? Saya tidak tahu ada pesan-pesan ‘sponsor’ atau tidak. Yang jelas, ini bentuk kriminalisasi terhadap pers,” tandasnya.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Lili Senilai Rp 5,7 M, Vonis Hakim Abaikan Fakta Persidangan

Fabi hadir Pukul 13.10 Wita di Polresta Kupang dari jadwal yang ditentukan Penyidik Polres Ende yaitu pukul 10.00 WITA sebagaimana tercantum dalam Surat Panggilan Polres Ende Nomor: S.pg/45/1/2020/Reskrim.

Pemred Suara Flobamora.Com itu hadir didampingi 5 orang Kuasa Hukumnya yakni Fransiskus Jefry Samuel, S.H, Mardan Yesua Nainatun, S.H, Tesar Shan Demas Haba, S.H, Hendrikus F.S. Suri, S.H, Fridolin Jaya Adiputra Tolang, S.H dan sejumlah wartawan media cetak dan online.

  • Bagikan