Kisruh Bupati Ray dan DPRD TTU, Pemda TTU Tuntut Timex Minta Maaf


  • Bagikan
Surat Klarifikasi Dari Pemda TTU Tertanggal 6 November 2019

KORANTIMOR.COM – Kefamenanu – Pemerintah Kabupaten TTU memberi ultimatum Kepada Redaksi Surat Kabar Harian Pagi Timor Express untuk  menyampaikan permohonan maaf terkait pemberitaan TIMEX edisi Rabu, 6 November 2019 berjudul: “Kisruh Bupati dan DPRD TTU: Eksekutif ‘Boikot’ Sidang Paripurna; Bupati ke Jakarta, Pimpinan OPD Rame-Rame Absen”.

Informasi ini disampaikan PEMDA TTU melalui Surat Klarifikasi yang dikeluarkan Sekertariat Daerah Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Timor Tengah Utara tertanggal 6 November 2019 yang ditandatangani dan bercap Sekda TTU [Fransiskus Tilis, S.Ip] dan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten TTU [Richard Erwin Taolin SE].

Swipe up untuk membaca artikel

Isi Surat Klarifikasi tersebut sebagaimana dikutip Koran Timor, PEMDA TTU memandang pemberitaan Surat Kabar Harian Pagi Timor Express tertanggal 6 November terlalu tendensius dan menyudutkan serta mencoreng citra Pemerintah Kabupaten TTU.

Berita tersebut dinilai tidak berimbang karena tidak meminta keterangan atau konfirmasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten TTU  sehubungan dengan peristiwa yang sebenarnya terjadi.

Baca Juga :  4 Ruang Rawat Inap RSP Boking Hancur Berantakan, Polda Didesak Periksa Bupati TTS

Bupati TTU Raymundus Fernandes

Pemda TTU mempersoalkan terminologi ‘BOIKOT’ yang walau menggunakan tanda petik dinilai merupakan suatu justifikasi yang terlalu dini oleh TIMEX dan merugikan PEMDA TTU.

Pemda TTU juga mengklarifikasi bahwa pada saat pelaksanaan Rapat Paripurna II terjadi polemik antara Pemerintah Daerah dan DPRD TTU sehingga Sidang Paripurna ke II diskorsing dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Berdasarkan hal itu, maka Pemerintah Daerah Kabupaten TTU menanti undangan resmi dari DPRD untuk melanjutkan sidang setelah status skorsing dicabut.

  • Bagikan