Dirut PT. Balerang Karya Polisikan Pokja dan KPA Kanwil Depag NTT


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Direktur Utama PT. Barelang Karya, Nur Oktafia, ST, MT melaporkan Kelompok Kerja (Pokja) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) NTT ke Kepolisian Daerah (Polda) NTT dalam dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen tender Pembangunan Gedung Praktek Pembelajaran (Workshop) Madrasah Aliyah Negeri Kota Kupang Tahun Anggaran (TA) 2020.

Demikian dikatakan Tim Pengacara PT. Barelang Karya dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Dewi Keadilan Timor (DEKAT) yakni Frederik Jaha, SH (Ketua), Dr. Jonneri Bukit, SH, MH, M.Kn, Petrus Lomanledo, SH, Manotana Laia, SH, Obednego A. Ratu Djami, SH, M.Hum, dan Amos Alexander Lafu, SH, M.Hum dari YLBH DEKAT saat Jumpa Pers, Rabu (02/9/20) di Bilangan Lampu Empat, Naikoten 2 Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami menemukan Pokja dan KPA pada Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) melakukan perbuatan melawan hukum. Dimana dokumen tender yang standar berdasarkan peraturan menteri dirombak (dipalsukan, red) oleh Pokja dan KPA sesuka hati yang menurut kami tujuannya untuk memenangkan pihak-pihak tertentu. Pokja tersebut diduga melakukan pemalsuan dokumen maka kami melaporkan kepada aparat penegak hukum secara pidana,” ujar Jonneri Bukit.

Baca Juga :  Diduga Ada Mark Up Dana Tantiem, Jaspro dan Kesra Sekitar Rp 1,4 M di Jamkrida NTT

Menurut Bukit, pihaknya telah menegur Pokja dan KPA terkait mengenai masalah tersebut tetapi diabaikan. “Setelah kami pelajari, kami menemukan adanya dugaan tindak pidana penyalahgunaan kewenangan dan manipulasi atau rekayasa dokumen tender yang bertentangan dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor: 14 Tahun 2020 Tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi melalui Penyedia sehingga kami melaporkan ke Polda NTT untuk diusut dugaan tindak pidananya. Kemarin kami sudah diperiksa oleh penyidik Polda NTT,” ungkapnya.

  • Bagikan