Dinas ESDEM NTT Harus Segera Hentikan Tambang Ilegal PT. Agogo Golden Group


  • Bagikan
Meridian Dewanta Dado, SH, Advokat PERADI/Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Wilayah NTT-TPDI/NTT
Meridian Dewanta Dado, SH, Advokat PERADI/Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia Wilayah NTT-TPDI/NTT

KORANTIMOR.COMSIKKA – Demi dihargainya regulasi dan sesuai wewenangnya, Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT harus segera menghentikan usaha pertambangan Material Galian C secara ilegal atau tanpa izin di Galong, Desa Watupari dan Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur yang dilakukan oleh PT. Agogo Golden Group (AGG). Tindak-tanduk PT. Agogo Golden Group (AGG) dalam usaha pertambangan Material Galian C secara ilegal di Kabupaten Manggarai Timur itu nyata-nyata telah mengangkangi segenap aturan hukum yang terkait dengan usaha pertambangan. Ujung-ujungnya usaha pertambangan Material Galian C tanpa izin oleh PT. Agogo Golden Group (AGG) itu akan merusak bumi dan menyengsarakan kehidupan generasi berikutnya bila terus berlangsung tanpa henti.

Dalam KEPUTUSAN KEPALA KANTOR PERIZINAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Nomor : 540 / 07 / 2016 TENTANG PERSETUJUAN PERPANJANGAN IZIN USAHA PERTAMBANGAN OPERASI PRODUKSI BATUAN KEPADA PT. AGOGO GOLDEN GROUP hanya mencantumkan Desa Ndorurea, Kecamatan Nangapanda – Kabupaten Ende sebagai lokasi bagi PT. Agogo Golden Group (AGG) untuk melakukan penambangan, pengolahan dan pemurnian komoditas Material Galian C jenis batuan.

Swipe up untuk membaca artikel
Baca Juga :  Kadis PUPR NTT: "Tak Sesuai Spek, Kerikil Kali PT.AGG Akan Dibongkar"

Artinya jelas secara hukum Desa Ndorurea, Kecamatan Nangapanda – Kabupaten Ende itulah yang menjadi Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) yang diberikan kepada PT. Agogo Golden Group (AGG) selaku pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi Batuan.

  • Bagikan