Bank NTT Rugi Rp 50 M Gegara PT. SNP Gagal Bayar Investasi


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) alias Bank NTT merugi sekitar Rp 50 M akibat investasi yang tidak prudent (tidak dapat dipercaya, red) pada PT. Sunprima Nusantara Pembiayaan (SNP Finance). Perusahaan pembiayaan tersebut tak mampu membayar investasi Medium Term Notes (MTN) kepada Bank NTT dan bank lainnya sebesar Rp 1,85 T.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tim Media ini dari berbagai sumber yang sangat layak dipercaya, PT. Bank NTT mengalami kerugian sekitar Rp 50 Milyar dari investasi Medium Term Notes (MTM).  “Investasi Rp 50 Milyar di PT. SNP diberikan saat PLT. Dirut saat ini masih menjabat sebagai Kepala Divisi Reconsec Bank NTT,” ujar sumber yang sangat layak dipercaya.

Swipe up untuk membaca artikel

Pejabat Pelaksana Tugas (PLT.) Direktur Bank NTT, Aleks Riwu Kaho yang berusaha dikonfirmasi Tim Media ini melalui Whats App (WA) pada Minggu (7/6/20) terkait investasi di PT. SNP, tidak merespon pesan yang diterimanya.  Hingga berita ini ditayangkan, Aleks tidak membalas pesan WA tersebut.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dan Direktur Bank NTT Tandatangani Pinjaman Daerah Rp 150 Milyar

Dihubungi media Tim Media ini melalu pesan WA sebelumnya, Sabtu (6/6/20), Riwu Kaho mengatakan akan mengundang Tim Media untuk melakukan Pers Conference.  Tim Media ini juga beberapa kali mendatangi Kantor Bank NTT untuk melakukan konfirmasi kepada Riwu Kaho namun tidak berhasil ditemui.

Informasi yang dihimpun media ini, PT. SNP Finance dihentikan operasinya alias dibekukan pada tahun 2018 karena tak mampu membayar kembali investasi (MTN) dan kredit dari 14 bank dengan total kerugian Rp 4,07 Trilyun. MTN adalah jenis surat berharga berbasis utang yang diperbolehkan menjadi aset dasar reksadana (investasi dalam bentuk surat berharga, red). Jangka waktu jatuh tempo MTN sekitar 1-5 tahun. MTN diterbitkan oleh koorporasi/perusahaan dalam bentuk jaminan khusus (clean basis).

Untuk dapat membobol bank, PT. SNP melakukan manipulasi Laporan Keuangan. SNP Finance merupakan bagian dari usaha Columbia, toko yang menyediakan pembelian barang secara kredit. Dalam kegiatannya SNP Finance mendukung pembiayaan pembelian barang yang dilakukan Columbia tersebut, yang bersumber dari kredit perbankan.

  • Bagikan