Araksi Desak Polda NTT Segera Periksa Kristina Muki Terkait DAK Senilai Rp 9 Milyar


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (Araksi) mendesak Penyidik Polda Nusa Tengara Timur (Polda NTT) untuk segera memeriksa KM (istri Bupati Timor Tengah Utara, RSF/Anggota DPR RI saat ini, red) terkait penggunaan DAK tahun 2007 sebesar Rp.9 Milyar dari total Rp. 47,5 Milyar, untuk pengadaan Buku Pengayaan dan Buku Referensi serta Buku Panduan Pendidikan pada Dinas Pendidikan TTU.

Demikian disampaikan Ketua Araksi, Alfred Baun kepada tim media ini dalam jumpa pers di Kupang pada Senin, (20/7/2020).

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami minta Polda NTT segera memeriksa KM yang berdasarkan data pemeriksaan awal menunjukkan keterlibatannya. Ia harus turut bertanggungjawab atas pengelolaan anggaran Rp 9 Milyar dari total Rp 47,5 Milyar itu,” tandasnya.

Sementara itu, Kristina Muki yang dikonfirmasi tim media ini pada Selasa (21/7/2020) siang pukul 12.15 Wita terkait desakan Araksi tersebut, justru menantang Ketua Araksi, Alfred Baun untuk lebih mempercepat laporannya. “Lebih cpt lebih baik lgi.ketua Araksi,” tulisnya dalam pesan WhatsApp/WA.

Lebih lanjut, Alfred bahkan menyindir, “dulu KM katakan bahwa dia ibu Rumah Tangga yang tidak tahu bersolek, apalagi bermain proyek. Tapi saat ini penyidik Polda NTT menemukan adanya indikasi kuat anggaran Rp 9 Milyar itu dikelola oleh KM untuk pengadaan buku pada Dinas Pendidikan TTU.”

Dari fakta-fakta di lapangan, lanjut Alfred, ditemukan adanya pengadaan buku-buku yang menggunakan dana Rp 9 Milyar itu hanya difotocopy, ”bukan buku-buku yang merupakan asli dari terbitan/percetakan, tetapi buku-buku yang difotocopy saja. Bahkan menurut penyidik, Juknis dan Juklak tentang penggunaan anggaran tersebut sampai penggunakan anggaran tersebut tidak ada.”

Baca Juga :  Gubernur Laiskodat Laporkan Ketua Araksi ke Polda NTT
  • Bagikan