Wagub NTT Teken Pencairan Tahap I Pinjaman Daerah Dari PT. SMI Senilai Rp. 189,7 Milyar


  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Josep A. Nae Soi teken (menandatangani, red) pencairan tahap I (pertama) pinjaman Daerah Rp. 189,7 Milyar dari total pinjaman Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur dari PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp. 1,5 Triliun untuk kebutuhan pengembangan enam sektor pembangunan daerah yakni infrastruktur jalan, pengembangan perikanan, peternakan, pertanian, kehutanan, dan penanaman porang.

Pencairan tahap pertama pinjaman tersebut akan diperuntukan untuk dua fasilitas pembiayaan, yakni fasilitas pertama untuk pembangunan 7 (tujuh) ruas Jalan Provinsi sebesar Rp. 66 Milyar dan fasilitas kedua, juga untuk pembangunan 9 (sembilan) ruas Jalan Provinsi sebesar 123,7 Milyar dengan panjang sekitar 189 kilometer.

Swipe up untuk membaca artikel

Penandatanganan pinjaman itu dilaksanakan di Kantor Pusat PT. SMI-Jakarta Pusat pada Senin (24/08/2020), yang turut disaksikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PT. SMI, Edwin Syahruzad, Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani, Direktur Operasional dan Keuangan PT SMI, Darwin Trisna Djajawinata, Komisaris Utama Bank NTT, JuvenileJodjana, Staf Khusus Bidang Politik dan Pemerintahan, Imanuel Blegur, Kaban Keungan NTT, Zacharias Moruk.

Baca Juga :  Tingkatkan Produksi Jagung, Pemprov NTT Pacu Program TJPS

Terkait pinjaman tersebut, Wagub NaeSoi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada PT SMI atas kesediaannya mengabulkan permohonan bantuan pinjaman daerah itu. “Untuk membangun NTT, tidak bisa hanya bergantung pada Dana Transfer dari Pusat; baik dalam bentuk DAU maupun DAK,” ujarnya.

  • Bagikan