Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

TPKAD Bertujuan Mempercepat Peningkatan Ekonomi Daerah NTT

0 23

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Adanya Tim Percepatan Keuangan Daerah (TPKAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai upaya mempercepat peningkatan ekonomi NTT. Oleh karena itu, TPKAD harus bisa berkolaborasi semua pihak khususnya mitra strategis Pemerintah, terutama pelaku usaha.

Demikian penyampaian Asisten II Setda Provinsi NTT bidang ekonomi dan pembangunan, Ganef Wugriyanto, saat membuka pertemuan Badan Koordiansi Humas (Bakohumas) yang diselenggarakan oleh Biro Humas Setda Provinsi NTT, di aula hotel Ima Kupang, Selasa (28/09/21).

“TPKAD ini sudah ada di kabupaten/kota. Kata bapak Gubernur, jangan dilihat jumlahnya tapi harus liat kinerja atau perannya sebesar apa dalam meningkatkan perekonomian daerah menuju NTT Bangkit, NTT sejahtera,” tegas Ganef.

Menurutnya, jangan melihat jumlah tim TPKAD, tetapi perlu melihat kinerja atau perannya sebesar apa dalam meningkatkan perekonomian daerah menuju NTT Bangkit, NTT sejahtera.

Seperti disaksikan tim media ini, acara tersebut menghadirkan dua narasumber utama yakni DR.Drs.Lery Rupidara, M.Si selaku Kabiro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi NTT dan Theodorus Widodo perwakilan pelaku usaha serta dimoderatori oleh Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Q. Parera .

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah mitra terkait diantaranya OPD- OPD lingkup Pemprov NTT, Pihak Bank, TNI, Pengusaha, Pelaku Usaha Mikro Menengah (UMKM), dan jurnalis.

Kabiro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi NTT, Dr. Drs, Lery Rupidara dalam materinya menyampaikan, bahwa tugas pokok TPKAD adalah membantu pemerintah dalam meningkatakan literasi keuangan dan meningkatkan akses masyarakat terhahap layanan jasa keuangan.

“Jadi tugas pokok TPKAD itu ada dua yakni meningkatkan literasi keuangan dan Inklusi atau akses terhadap jasa keuangan yang ada,” bebernya.

Selain itu, lanjutnya, TPKAD harus berkolaborasi dengan semua pihak atau stakeholder, khususnya pelaku usaha UMKM untuk mencapai tujuan bersama yakni
percepatan peningkatan ekonomi.

“Kabiro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Provinsi NTT Tugas turunannya adalah melakukan asistensi dan Pendampingan, Optimalisasi Produk dan layanan Keuangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Theodorus Widodo mewakili para pelaku usaha di Kota Kupang, dalam pemaparan materinya menekankan Peran UMKM dalam meningkatkan ekonomi daerah dan Nasional. UMKM merupakan sektor usaha yang kecil namun sangat penting bagi peningkatan ekonomi karena berlangsung 24 jam. ” UMKM ini biasa dikenal dengan si kecil, tapi penting, ” ujar Theo.

Menurutnya, UMKM di NTT belum terintegrasi dengan aplikasi berbasis online. Oleh karena itu, TPKAD diharapkan membantu memfasilitasi pelaku UMKM, agar dapat mengakses layanan aplikasi usaha berbasis online sehingga dapat memperkenalkan usahanya secara online.

Selanjutnya, Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Prisila Q. Parera, pada kesempatan bicaranya menjelaskan, bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan Bakohumas adalah untuk mengenalkan pada mitra pemerintah tentang apa itu TPKAD, serta tujuan dan perannya dalam percepatan peningkatan eknomi di NTT.

“Tujuan pertemuan ini adalah mendapatkan input dari stakeholder pemerintah khususnya bagian perkekonomian dan pembangunan, dan menjalin kerjasama antara TPKAD dan dinas terkait untuk mewujudkan NTT Bangkit NTT, dan NTT sejahtera,” jelasnya. (kt/hmsntt).

Comments
Loading...