Edukatif, Investigatif, Faktual, Berimbang

Dukung Pembangunan Ekonomi Kerakyatan, Bank NTT Perkenalkan Aplikasi Agree

0 216

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Bank Pemerintah Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Bank NTT memperkenalkan Aplikasi Agree, suatu platform digital yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup para petani pelaku ekosistem pertanian untuk meningkatkan kualitas hidup petani (meningkatkan kesejahteraan petani, red). Adanya aplikasi tersebut sebagai bagian wujud kontribusi Bank NTT untuk mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan sehingga petani dan pegiat usaha di sektor pertanian dapat beradaptasi dengan teknologi.

Demikian disampaikan Dirut Bank NTT, Aleks Riwu Kaho melalui pesan WhatssApp/WA kepada media ini pada Senin (30/08/2021), terkait aplikasi Agree.

“Terutama teknologi (aplikasi Agree, red) yang memudahkan proses pemilihan lahan, bibit, pendampingan dengan media aplikasi, penanaman, pemeliharaan hingga panen dan pasar yang pasti, tanpa harus mengeluarkan biaya produksi yang tinggi dan memiliki kepastian harga jual dan pembeli yang terjamin,” jelasnya.

Menurut Riwu Kaho, Aplikasi Agree merupakan suatu platform digital yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup para pelaku ekosistem barang produk pertanian. Melalui penggunaan aplikasi Agree, Bank NTT siap melakukan pendampingan kepada para petani. Para petani yang ahli di bidang pertanian sebagai petugas lapangan dan para perusahaan sebagai pembeli atau offstaker.

Ia menjelaskan, Aplikasi Agree memudahkan para petani untuk mendapatkan bantuan modal dari lembaga jasa keuangan, yakni bank NTT guna mendukung para petani memiliki pembeli (pasar, red) yang pasti dan subsidi penunjang pertanian.

Ia mencontohkan di desa Naikeas, Kecamatan Semau Selatan, ada petani bawang merah bernama Dominggus S. Suku yang memanfaatkan lahan seluas 5000m2 untuk budidaya bawang merah. Petani tersebut menghasilkan ribuan kilogram bawang merah (sebanyak 1.500 kg, red). Bank NTT membantu ekosistem penjualan produk petani (bawang merah, red) dari hulu ke hilir dengan menyarankan penggunaan aplikasi Agree kepada petani. “Aplikasi tersebut memudahkan membantu petani, atau memudahkan petani mulai dari proses pengolahan lahan , panen hingga pemasaran,” tegasnya.

Petani Dominggus sendiri, kata Riwu Kaho, memberi testimoni bahwa aplikasi tersebut membantunya dan petani lain di desanya untuk terus bertumbuh dan berkembang menjadi para petani yang sejahtera.

Riwu Kaho juga menjelaskan, adanya kerjasama dukungan pemerintah lokal setempat yang sangat baik. Bahkan Pemerintah desa Naikean, mengapresiasi kehadiran Bank NTT sebagai Bank Pelopor, penggerak ekonomi rakyat yang telah memberikan pelatihan dan edukasi pemanfaatan layanan digitalisasi ekosistim pertanian untuk petani bawang merah. Terutama bagi masyarakat desa Naikean, khususnya para petani bawang merah di Kecamatan Semau Selatan-Kabupaten Kupang.

Di tengah situasi pandemi Covid-19 dan dampaknya, para petani mendapatkan kemudahan akses modal dari bank NTT untuk menciptakan ekosistim pertanian yang terus bertumbuh. Selain itu, melalui layanan digitalisasi pemasaran produk petani, para petani lebih mudah melakukan pemasaran dan penjualan produk bawang merah secara tepat sasaran. (kt/adv)

Comments
Loading...