Bangun Ekonomi Kerakyatan Sikka, Bupati Idong Harapkan Profesionalitas Pegiat UEP


  • Bagikan
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos, M. Si ketika membuka acara Dialog Interaktif Peluang Pengembangan Usaha Bagi UMKM dan Kaum Muda Bersama Pemerintah Kabupaten Sikka dan Lembaga Keuangan Mikro, yang berlangsung di aula Hotel Pelita Maumere pada Jumat, 13 /03/2020.

KORANTIMOR.COM – SIKKAKemajuan Ekonomi Kerakyatan di Kabupaten Sikka hanya bisa dibangun dan diperkuat serta dibela oleh masyarakat Sikka sendiri dengan mendayagunakan potensi alam di Nian Sikka. Lembaga Keuangan dan CU serta Lembaga Sosial Masyarakat lain didorong untuk turut mendukung pegiat usaha ekonomi produktif, khususnya orang muda untuk menjadi produsen dan atau pelaku UMKM. Termasuk dengan menjadi pembeli produk yang dihasilkan oleh masyarakat Sikka. Pemerintah Kabupaten Sikka lewat caranya akan mendukung dana. Dari sebab itu setiap pelaku usaha ekonomi produktif harus profesional dibidang usahanya masing-masing.

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S. Sos, M. Si ketika membuka acara Dialog Interaktif Peluang Pengembangan Usaha Bagi UMKM dan Kaum Muda Bersama Pemerintah Kabupaten Sikka dan Lembaga Keuangan Mikro, yang berlangsung di aula Hotel Pelita Maumere pada Jumat, 13 /03/2020.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo,  S. Sos,  M. Si dalam sambutanNya ketika membuka acara Dialog Interaktif Peluang Pengembangan Usaha Bagi UMKM  dan Kaum Muda Bersama Pemerintah Kabupaten Sikka dan Lembaga Keuangan Mikro, yang berlangsung di aula Hotel Pelita Maumere pada Jumat, 13 /03/2020.

Swipe up untuk membaca artikel

“Yang bisa memperkuat Ekonomi Kerakyatan Kabupaten Sikka adalah masyarakat Kabupaten Sikka sendiri, bukan orang lain. Kita perlu menciptakan pasar sendiri dari hasil produksi komoditi masyarakat Kabupaten Sikka.  Kita wajib kampanyekan produk-produk dari kabupaten Sikka.  Pemerintah Kabupaten Sikka akan bekerjasama dengan Lembaga Ekonomi di Nian Sikka guna mendukung kegiatan produksi komoditi; minyak kelapa, coklat,  pakaian seragam, abon ikan, bakso ikan, pentolan ikan dan hasil olahan ikan lainnya,”ujarnya.

Pemimpin yang akrab disapa Roby Idong itu yakin bahwa dengan memperkuat hasil produksi Dalam Daerah, masyarakat sudah bela Sikka. “Kita juga mengajak masyarakat kita untuk membeli hasil produk dari karya tangan orang Sikka sendiri,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Sikka Resmikan Puskesmas Waigete
  • Bagikan