Penyertaan Modal Pemprov NTT ke PT. Flobamor Capai Rp 21,1 Miliar Namun Nihil Kontribusi PAD

Reporter : Tim
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KUPANG, KORANTIMOR.COM – Penyertaan Modal Pemprov NTT ke PT. Flobamor (modal disetor, red) sejak didirikan hingga tahun 2020 mencapai Rp 21.111.941.657 (Dua puluh satu miliar seratus sebelas juta sembilan ratus empat puluh satu ribu enam ratus lima puluh tujuah rupiah) atau sekitar Rp 21,1 Miliar. Namun hingga Tahun Anggaran (TA) 2020 belum memberikan kontribusi sama sekali ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT.

Demikian data yang dihimpun Tim Media ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT dalam dalam beberapa tahun terakhir.

Swipe up untuk membaca artikel

Berdasarkan data tersebut, Penyertaan Modal Pemprov NTT hingga tahun 2012 mencapai Rp 19.426.813.000 (Rp 19,4 M). Sedangkan Penyertaan Modal Pemprov NTT pada tahun 2019 sekitar Rp 426.701.911 (Rp 425 Juta) dan tahun 2020 Rp 1.258.426.746 (Rp 1,25 Miliar).

Berdasarkan LHP Kinerja BPK RI Tahun Anggaran 2019 s.d Semester I Tahun 2021 pada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan Instansi Terkait Lainnya di Kupang Nomor: 223/LHP/XIX.KUP/12/2021, pada halaman 123, disebutkan bahwa sejak didirikan berdasarkan Peraturan Daerah (Perda Nomor 17 Tahun 1981, penyertaan Modal hingga tahun 2012 mencapai sekitar Rp 19,4 Miliar.

Baca Juga :  Bendungan Sutami, Mbay Terancam Jebol Karena Tambang Liar

“Berdasarkan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi NTT diketahui bahwa penyertaan modal pemerintah provinsi berupa setoran tunai sejak tahun 1987 sampai dengan 2012 adalah sebanyak Rp 19.426.813.000. Namun demikian diketahui bahwa bahwa sampai dengan tahun 2020, PT. Flobamor belum memberikan kontribusi Laba bagi Pemerintah Daerah,” tulis BPK RI dalam LHP-nya.

  • Bagikan