Pokja Diminta Anulir Pemenang Tender Proyek Jaringan Perpipaan Desa Watunggere Ende, Ini Alasannya…

Reporter : tim
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

ENDE, KORANTIMOR.COM – Kelompok Kerja (Pokja) Pemilihan Dalam Pengadaan Barang/Jasa Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende diminta untuk menganulir alias membatalkan CV. Pedrosa sebagai pemenang tender Proyek Perluasan SPAM Jaringan perpipaan desa Watunggere Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende Tahun 2022 senilai Rp 697.000.000. Alasannya, CV. Pedrosa dinilai dan diduga tidak memiliki izin terkait Usaha Konstruksi yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Menteri Investasi.

Demikian poin sanggahan tertulis CV. Diagonal, salah satu kontraktor peserta tender proyek tersebut melalui Direkturnya, Antonius Senda pada Senin (27/06/2022).

Swipe up untuk membaca artikel

“Berdasarkan Dokumen Pemilihan Nomor : POKJA 15.3a/01/UKPBJ/VI/2022 Tanggal 20 Mel 2022 pada Hal 70 Bab. V Lembar data Kualifikasi Point 30. 12:2 Peserta yaang berbadan usaha harus memiliki Perizinan Usaha Bidang Jasa Konstruksi, maka kami menyatakan Bahwa CV, Pedrosa tidak memiliki Surat ljin Usaha Konstruksi yang dikeluarkan Pemerintah Republik Indonesia Cq. Kamenterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Menteri Investasi,” tulisnya.

Baca Juga :  Diduga Pengerjaan Intake Pada Proyek SPAM Wae Mese II Tidak Sesuai Spek

Menurutnya, hal tersebut telah melanggar Undang – Undang Nomor : 02 Tahun 2017 Tetang Jasa Konstruksi sebagaimana dirubah dengan Undang Undang Nomor:11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dimana Semua Badan Usaha Wajib melakukan Melakukan Perizinan berusaha untuk menunjang kegiatan Usaha.

“Berdasarkan hal tersebut di atas, CV. Pedrosa tidak memenuhi syarat Administrasi sesuai dengan dokumen lelang pada Hal, 36 Point 29,11 Evaluasi dan Hal 38 Point e. Tentang Tata cara Evaluasi administrasi,” ungkapnya.

  • Bagikan