Pembunuh PMI Adelina Sau Bebas, Pemerintah Indonesia Dilecehkan Malaysia

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

JAKARTA, KORANTIMOR.COM – Ambika, terduga pelaku pembunuhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Adelina Sau divonis bebas oleh Pengadilan Raja Malaysia. Vonis bebas Ambika dinilai bentuk pelecehan Pemerintah Malaysia terhadap Indonesia.

Demikian pernyataan kritis Ketua KOMPAS KORHATI (Koalisi Masyarakat Pembela Adelina Sau Korban Human Trafficking), Gabriel Goa dalam rilis tertulis kepada media ini pada Jumat (24/06/2022).

Swipe up untuk membaca artikel

“Bebasnya Ambika, Pelaku Kekerasan terhadap Adelina Sau yang disuruh tidur dengan anjing dan berakhir tragis pada kematian, sungguh-sungguh melecehkan Harkat dan Martabat Korban serta Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tulisnya tegas.

Namun menurutnya, peluang untuk menjerat Ambika dan jaringan Human Trafficking di Indonesia dan Malaysia masih sang at terbuka sekali, terutama melalui Tindak Pidana Human Trafficking.

“Terpanggil untuk membela Korban Adelina Sau dan pemenuhan rasa Keadilan Keluarga dan NKRI, maka kami dari KOMPAS KORHATI: pertama, mendesak Polisi¬† di Rraja Malaysia bekerjasama dengan Polisi Republik Indonesia memproses hukum Pelaku dan Auktor Intelektualis Human Trafficking terhadap Adelina Sau. Fakta hukum Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang Indonesia terhadap Adelina Sau sudah dihukum dan menjalani hukuman ada yang 6 tahun penjara, 4 tahun penjara dan 3 tahun penjara. Sedangkan jaringan mereka di Malaysia belum dijerat Hukum Human Traficking,” kritiknya lagi.

Baca Juga :  Jokowi Diminta Panggil Kepala BP2MI Untuk Klarifikasi Alasan Gagalnya Keberangakatan 147 CPMI Asal NTB ke Malaysia

Kedua, kata Gabriel Goa, KOMPAS KORHATI mendukung Jokowi berkoordinasi dengan Perdana Menteri Malaysia untuk desak Polisi Raja Malaysia, agar segera memproses hukum kasus Human Trafficking di Malaysia dan menjadikan Ambika Justice Collaborator Human Traficking mengusut kasus Adelina Sau.

Ketiga, lanjutnya, mengajak Solidaritas Penggiat Anti Human Trafficking bersama KOMPAS KORHATI melakukan Aksi Solidaritas ke Kedubes Malaysia di Jakarta dan melobi serta Advokasi ke Malaysia.

  • Bagikan