10.539 Keluarga Di Kota Kupang Akan Terima STB TV Digital

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KUPANG, KORANTIMOR.COM – Sebanyak 10.539 (Sepuluh Ribu Lima Ratus Tiga Puluh Sembilan) Kepala Keluarga (KK) di Kota Kupang akan menerima bantuan Set Tob Box (STB) TV digital dari Kementerian Informasi dan Telekomunikasi (Kemenkominfo) dalam kerjasama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang. Bantuan tersebut akan disalurkan oleh Pemkot Kupang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kota Kupang, Andreas Otta saat diwawancarai di Kota Kupang pada Senin (20/06/2022).

Swipe up untuk membaca artikel

“Kita targetkan 10.359 KK kategori penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Kota Kupang terima STB TV digital. Saat ini belum didistribusikan, karena masih menunggu validasi data penerima,” jelasnya.

Menurutnya, pemberian STB tersebut merupakan amanat Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2022, yang mengharuskan masyarakat beralih  dari TV analog ke TV digital.

“STB hanya diberikan kepada mereka yang masuk dalam data penerima PKH di Kota Kupang. Sedangkan keluarga yang masuk kategori mampu harus membeli STB tersebut di toko-toko elektronik terdekat,” ujarnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Terima Kunjungan Ikatan Keluarga Amfoang

Pemberian STB tersebut, kata Andre Otta, juga bertujuan mempercepat target Kemenkominfo semua masyarakat sudah harus menggunakan TV digital di bulan November 2022. “Kita membantu percepatan pelaksanaan kebijakan Pemerintah terkait peralihan dari TV analog ke TV digital,” tegasnya.

Terkait distribusi STB TV Digital, Andre mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kota Kupang menargetkan penyaluran STB TV Digital simulator dimulai awal Juli 2022. “Kita harapkan di bulan Juli itu sudah Ada satu atau dua yang sudah diserahkan. Penyerahannya nanti dilaksanakan secara simbolis dan sisanya yang lain akan kita bagikan sesuai alamat kelurahan masing-masing by name by address,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, bahwa manggapi kebijakan tersebut, masyarakat ada yang sudah mengerti tetapi ada yang masih butuh penjelasan lebih lanjut sehingga Pemkot Kupang akan melakukan sosialisasi di masing-masing kelurahan, termasuk dengan meminta bantuan pemberitaan media dan pemanfaatan sosial media.

“Sebenarnya teknologi media sudah berkembang sehingga turun langsung ke masyarakat tidak perlu, tetapi kita langsung memanfaatkan sosial media. Namun karena target data sudah ada di masing-masing kelurahan dan 6 kecamatan, kita tetap lakukan (sosilisasi),” bebernya.

Baca Juga :  Wawali Kupang Minta Pengusaha Dukung Pemulihan Ekonomi Kota Kupang

Tujuan penggunaan TV digital, kata Andre Ota, selain modernisasi juga faktor fleksibilitas dan lebih canggih serta bersih. “Yang pasti akan mengurangi frekuensi analog yang ada, mudah kontrol dan memudahkan early warning system (sistem peringatan dini),” imbuhnya. (kt/kos)

  • Bagikan