Aggiornamento Kasus MTN Rp 50 Milyar Agar Ada Keadilan

Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

Oleh: Yohanes Hegon Kelen Kedati (Ketua Gerakan Republik Anti Korupsi (GRAK) dan Forum Pemuda Penggerak Perdamaian dan Keadilan (FORMADDA) NTT) 

Swipe up untuk membaca artikel

 

KORANTIMOR.COMSebelum memulai tulisan ini, mewakili Gerakan Republik Anti Korupsi (GRAK) dan Forum Pemuda Penggerak Perdamaian dan Keadilan (FORMADDA) NTT, penulis mengucapkan selamat dan profisiat kepada Bapak Apolos Djara Bunga, S.H, dan Bapak Dr. Samuel Haning, S.H.,MH, (yang juga sekaligus menjabat Komisaris Utama PT. Flobamora), yang telah terpilih dan diangkat menjadi Kuasa Hukum PT. Bank NTT, pada bulan April 2022 lalu. Semoga dengan pengangkatan kuasa hukum Bank NTT ini, kasus-kasus dan masalah-masalah hukum yang sudah, sedang dan akan dihadapi Bank NTT dapat dibereskan dan diselesaikan sampai tuntas.

Aggiornamento, “bukalah jendela itu agar udara bisa masuk,” demikianlah judul yang saya berikan untuk tulisan ini. Judul tulisan ini merupakan seruan sekaligus motto dari Konsili Vatikan II yang digagas oleh Pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Yohanes XXIII. Konsili Vatikan II menghasilkan berbagai pembaharuan di dalam Gereja. Pembaharuan-pembaharuan tersebut membawa gereja pada suatu keadaan berani untuk membuka diri bagi keadaan dunia dewasa ini. Pembaharuan-pembaharuan yang terjadi di dalam Gereja, senantiasa mendukung kemajuan gereja dalam dunia dewasa ini.

Baca Juga :  Pancasila dan Estetika Caci

Kata kuncinya adalah pembaharuan. Dan memang, penulis berharap dengan pengangkatan kuasa hukum Bank NTT, ada pembaharuan yang terjadi. Sebagai sebuah seruan yang ditujukan kepada Kuasa Hukum Bank NTT, Aggiornamento tidak lagi hanya sebatas, “bukalah jendela itu agar udara bisa masuk”, tetapi lebih juga menjadi seruan untuk, “bukalah masalahnya agar pembaharuan bisa ada” atau “ungkaplah kasusnya agar keadilan nampak”.

  • Bagikan