Skandal Penggelembungan Suara dan Membelot, Egi Atok Terancam Gugur Sebagai Calon Ketua DPC Demokrat Malaka

Reporter : Boni
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

BETUN, KORANTIMOR.COM – Calon Ketua DPC Kabupaten Malaka, Egidius Atok berpotensi digugurkan oleh tim 5  Partai Demokrat untuk mengikuti fit and propertest dan Pelaksanaan Sidang di Mahkamah Partai Demokrat. Alasannya, karena Egy Atok terlilit isu atau skandal pernah mencoreng nama Partai Demokrat dengan praktek penggelembungan suara saat Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) tahun 2019. Lalu di tahun 2020, Egy juga membelot dari SK Partai Demokrat (yang mendukung SBS-WT) dengan mendukung paket SN-KT. Bahkan menjadi Juru Kampanye (Jurkam) paket SN-KT.

Demikian disampaikan Ketua Demisioner DPAC PD Kecamatan Weliman, Alfonsius Klau kepada wartawan di Malaka pada Minggu ( 5/6-2022).

Swipe up untuk membaca artikel

“Bila tim 5 Partai Demokrat   tegas dan tegak lurus atas PO.02 Tahun 2021 Partai Demokrat, maka Egidius Atok harus digugurkan dan hanya ada satu Calon tunggal Ketua DPC PD Kabupaten Malaka yakni Petrus Damianus Febry Tahu,” jelasnya.

Menurutnya,  belajar dari pengalaman Musda IV  DPD PD NTT pada bulan  Oktober 2021,  dimana perolehan suara Calon Ketua Dr. Jefry Riwu Kore unggul atas Ketua terpilih DPD PD NTT,  Leonardus Lelo, namun karena kesalahan fatal yang dilakukan yakni melakukan kampanye terbuka untuk Caleg DPR RI dari  Partai lain  yang dibuktikan melalui Vidio, maka keputusan tegas Tim  3  DPP Partai Demokrat menggugurkan beliau dan menetapkan Leo Lelo sebagai Ketua DPD PD NTT terpilih.

Baca Juga :  12 DPC Demokrat NTT ke DPP Serahkan Surat Dukungan Langsung Untuk Jeriko
  • Bagikan