PT. Flobamor Tak Setor Deviden Rp 1 pun dari Target Rp 4 M di Tahun 2020

Reporter : tim
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KUPANG, KORANTIMOR.COM – PT. Flobamor ditargetkan menyetor deviden kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT pada Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp 4 Milyar. Namun target penyetoran deviden untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tahun 2020 tersebut bak mimpi di siang bolong. Walaupun mencatat keuntungan sekitar Rp 1,2 Milyar di TA 2020, tapi perusahaan daerah tersebut tidak menyetor Rp 1 pun dari keuntungan tersebut ke Pemprov NTT.

Demikian diungkapkan aktivis anti korupsi dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRAJ, Yohanes Hegon Kelen Kedati kepada Tim Media ini dalam rilis tertulis melalui pesan WhatsApp/WA, Jumat (3/6/22) kemarin.

Swipe up untuk membaca artikel
Ketua GRAK, Yohanes Hegon Kelen Kedati

“Berdasarkan data yang kami himpun dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTT TA 2020, ternyata PT. Flobamor ditargetkan dalam APBD NTT TA 2020 untuk menyetor deviden untuk PAD NTT sebesar Rp 4 M. Tapi anehnya, perusahaan daerah ini tidak menyetor sepeser rupiah pun dari keuntungannya pada tahun 2020 sebesar Rp 1,2 Milyar. Ada apa ini?” ungkapnya.

Baca Juga :  LPA NTT Desak Polres TTU Tangkap dan Tahan Pelaku Pemerkosaan Anak di Desa Neopesu-Miomafo Barat

Menurut Ketua Aliansi NTT Bergerak ini, fakta tersebut membantah pernyataan Komisaris dan Direksi PT. Flobamor saat jumpa pers sebelum kejadian percobaan pembunuhan terhadap wartawan Fabian Latuan pada Selasa (26/4/22) dan juga pernyataan Komisaris Utama, Samuel Haning, SH, M.Kn di Media Sosial (Medsos) yang mengatakan PT. Flobamor telah menyetor deviden sebesar Rp 500 juta pada tahun 2020 ke Pemprov NTT.

  • Bagikan