FKM Undana di Pusaran Dugaan Pungli Iuran IKOMA Senilai Rp 2 Milyar Lima Tahun Terakhir

Reporter : kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KUPANG, KORANTIMOR.COM – Diduga ada praktik pungutan liar alias Pungli terkait Iuran Ikatan Keluarga Orang Tua Mahasiswa/i (IKOMA) di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang senilai Rp 2 Milyar selama Lima tahun terakhir sejak tahun 2017 hingga tahun 2022 ini. Padahal, telah ada Peraturan Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi (Permendikti) Nomor 39 Tahun 2017 Tentang Biaya Kuliah Tunggal dan Uang Kuliah Tunggal  Pada Perguruan Tinggi Negeri Di Lingkungan  Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, yang melarang adanya pungutan lain selain Uang Kuliah Tetap (UKT) dari mahasiswa/i.

Demikian informasi yang berhasil dihimpun tim wartawan media ini pada Sabtu (04/06/2022) dari sejumlah sumber yang sangat layak dipercaya dan yang tahu persis tentang pungutan tersebut.

Swipe up untuk membaca artikel

“Informasi yang kemarin teman-teman (wartawan, red) baca di berita media online itu memang benar. Ada Iuran IKOMA, Ikatan Keluarga Orang Tua Mahasiswa di FKM Undana. Sudah dua puluhan tahun, sejak FKM Undana berdiri hingga saat ini iuran itu tetap masih diberlakukan bagi para mahasiswa mahasiswi. Bahkan wajib sebagai salah satu syarat untuk ujian proposal mahasiswa. Pada hal itu bertentangan dengan Permendikti 39/tahun 2017. Jadi ya bisa dikatakan itu Pungli dan tidak jelas diatur bagaimana dan untuk apa,” tegas sumber yang menolak namanya disebutkan itu.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dinilai Cemen Untuk Minta Kejati NTT Selesaikan Kasus MTN Rp 50 Milyar

Menurutnya, pasal 6 Permendikti Nomor 39 Tahun 2017 secara tegas memerintahkan setiap Perguruan Tinggi Negeri, termasuk setiap fakultas (juga FKM Undana, red) untuk tidak memberlakukan pungutan lain selain UKT bagi para mahasiswa/i.

  • Bagikan