Kerugian Pembelian MTN Rp 50 Milyar Bank NTT Adalah kecurangan, Bukan Risiko Bisnis

  • Bagikan
Koran Timor
Yohanes Hegon Kelen, Ketua Gerakan Republik Anti Korupsi (GRAK) dan Forum Pemuda Penggerak Perdamaian dan Keadilan (FORMADDA) NTT

Oleh Yohanes Hegon Kelen Kedati, Koordinator Pegiat Anti Korupsi sekaligus Ketua Gerakan Republik Anti Korupsi (GRAK), dan Forum Pemuda Penggerak Perdamaian dan Keadilan Nusa Tenggara Timur (FORMADDA NTT)

KORANTIMOR.COM – Kerugian bank NTT berjumlah Rp 60,5 Milyar yang terdiri dari pokok Rp 50 Milyar dan bunga Rp 10,5 Milyar akibat pembelian surat berharga jangka menengah atau Medium Terms Note (MTN) oleh bank NTT dari PT. Sunprima Nusantara Pembiayaan atau PT SNP, tidak bisa dikategorikan sebagai risiko bisnis. Mengapa ?  simak penjelasan saya berikut ini ;

Swipe up untuk membaca artikel

1. BPK (Badan Pemeriksaan Keuangan) dalam Laporan Hasil Pemeriksaan atau LHP nomor Nomor : 1/LHP/XIX.KUP/01/2020 ,tanggal : 14 Januari 2020, merekomendasikan  :
a.  Dewan  Komisaris  bank NTT dalam  RUPS  agar  meminta  Jajaran  Direksi  PT  Bank  NTT melakukan langkah-langkah recovery atas MTN PT SNP senilai Rp50.000.000.000,00, antara lain melakukan koordinasi dengan kurator dan melaporkan perkembangan tersebut kepada BPK RI; dan

Baca Juga :  Menggugat Justice Collaborator Untuk Hironimus Taolin

b.  Direktur Utama agar memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku kepada Dealer, Kepala Sub Divisi Domestik dan International serta Kepala Divisi Treasury yang melakukan pembelian MTN tanpa proses due diligence. Bukannya diberi sanksi malahan Kadiv Treasury saat itu di angkat menjadi Direktur Utama.

2.     Bank NTT tidak melakukan due diligence atas penawaran MTN oleh PT SNP, apa itu due diligence ? Due Diligence adalah ; penyelidikan penilaian kinerja perusahaan atau seseorang, ataupun kinerja dari suatu kegiatan guna memenuhi standar baku yang ditetapkan mengenai beberapa aspek penting yaitu integritas, pengalaman, kemampuan manajemen,  visibilitas  usaha,  kondisi keuangan, kemampuan membayar kembali kewajibannya  dan  nilai  dari  aktiva/jaminan yang akan diberikan.

  • Bagikan