Dukung Wartawan Fabi Latuan, Aliansi NTT BERGERAK Keluarkan 11 Tuntutan

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

JAKARTA, KORANTIMOR.COM – Aliansi NTT Bergerak yang terdiri dari Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRAK), Forum Pemuda Penggerak Perdamaian dan Keadilan (FORMADDA) NTT, JAPAK Indonesia, Perhimpunan Pengacara NTT Jakarta, AMANAT INDONESIA (Anak Muda Lamaholot Indonesia), Persatuan Lamaholot Jakarta dan Benteng Merdeka Nusantra (Bentara) menyatakan dukungan kepada Wartawan sekaligus Pemimpin Redaksi (Pemred) Suaraflobamora.Com, Fabianus Paulus Latuan (GPL) yang menjadi korban dugaan Tindak Pidana Percobaan Pembunuhan oleh oknum yang tidak dikenal.

Dukungan terhadap wartawan anti korupsi itu terkristalisasi dalam 11 poin tuntutan yang dikeluarkan Aliansi NTT Bergerak.

Swipe up untuk membaca artikel

Demikian pernyataan tertulis Aliansi NTT Bergerak kepada tim media ini pada Jumat (29/04/2022) melalui sejumlah perwakilan yaitu Yohanes Hegon Kelen Kedati (Ketua GRAK dan FORMMADA NTT sekaligus Koordinator Aliansi NTT Bergerak), Marlin Bato (Ketua BENTARA), Martinus Laba Uung (JAPAK Indonesia), Hendrikus Hali Ata Goran (Perhimpunan Pengacara NTT Jakarta), Anton Hurung, AMANAT INDONESIA.

“Dukungan Aliansi NTT Bergerak menyatakan dukungan, tidak saja terkait tindakan pidana percobaan pembunuhan terhadap wartawan dan pemred Suaraflobamora.Com, Fabi Latuan tapi juga mendukung dan bersama Fabi Latuan dalam upaya mengungkap kasus dugaan korupsi yang terjadi di NTT, yang selama ini menjadi fokus dan perhatian dan investigasi saudara Fabi Latuan,” tulis Aliansi.

Baca Juga :  Tokoh Adat Leragere Minta Lakukan Ritual Adat Terhadap Pelaku dan Aktor Intelektual Penganiayaan Wartawan Fabi Latuan

Para perwakilan Aliansi tersebut menjelaskan, bahwa Fabi Latuan dikenal sebagai seorang wartawan yang tegas dan lugas serta punya integritas dalam memberitakan dan mengungkap kasus dugaan korupsi di NTT. Namun naas menimpa, ia dianiaya (dikeroyok secara keji, red) di Gerbang masuk/keluar kantor PD Flobamor Kupang, seusai mengikuti acara/jumpa pers pada Selasa (26/04) dengan jajaran Direksi dan Komisaris PD Flobamora guna mendapatkan klarifikasi atas pemberitaan medianya dan tim wartawan asuhannya soal temuan LHP BPK RI tentang, “Deviden Rp 1,6 M PD Flobamor Yang Diduga Tidak Disetor ke Pemprov NTT,” (https://www.suara-flobamora.com/pt-flobamor-tak-setor-deviden-rp-16-m-ke-pemprov-ntt-jadi-temuan-bpk-ri/).

  • Bagikan