Wabub Kupang Pastikan Tidak Ada Masalah Terkait Arena Pacuan Kuda Gelora Lifubatu

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

OELAMASI – KORANTIMOR.COM – Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe memastikan tidak ada masalah/persoalan terkait lahan Arena Pacuan Kuda Gelora Lifubatu di Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur-Kabupaten Kupang. Karena Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kupang, bahkan Wabub Manafe sendiri secara pribadi sudah bertemu Thomas Fanggidae dan sejumlah tokoh masyarakat untuk berdiskusi dan menyelesaikan status lahan tersebut.

Demikian pernyataan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe saat diwawancarai tim media ini seusai menghadiri acara Launching program ‘KSDAE Mengajar’ beberapa waktu lalu (22/03) di desa Silu, Kecamatan Fatuleu Kabupaten Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel
Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe

“Saya sudah bicara juga dengan salah satu tokoh masyarakat disitu yaitu pak Thomas Fanggidae. Sebenarnya itu menurut saya tidak terlalu ada masalah, karena lapangan pacuan kuda (Gelora Lifubatu Babau, red) sudah ada penyerahan (hak) kepada pemerintah (Pemda Kabupaten Kupang, red) waktu itu, sehingga dilakukan pembangunan lapangan pacuan kuda secara permanen. Tanah itu luasnya kurang lebih 25 hektar,” jelasnya.

Baca Juga :  Domi Atimeta Cs: 'APBD Kabupaten Kupang Tidak Cukup Untuk Membiayai Seluruh Program Prioritas Masyarakat'

Jerry Manafe menjelaskan, sebenarnya sudah sejak dulu Pemda Kabupaten Kupang duduk bersama tuan tanah/tokoh masyarakat terkait status kepemilikan tanah tersebut dan sudah ada kesepakatan bersama.

“Kalau memang semua duduk bersama untuk kita bicara, dari dulu kita sudah bicara.
Saya juga secara pribadi sudah bicara dengan pak Thomas Fanggidae dan saya kira beberapa tokoh masyarakat disitu sudah mengaminkan. Tinggal kita kembali duduk untuk penetapan batas, karena setelah penetapan batas semua baru ada pembangunan pagar keliling. Itu bukan  tiba-tiba dibangun. Itu sudah ada persetujuan baru kita bangun,” ungkapnya.

Jadi, lanjutnya, lahan Arena Pacuan Kuda Gelora Lifubatu tidak bermasalah. Tinggal Pemda Kabupaten Kupang bertemu para tokoh masyarakat di sekitar Arena pacuan kuda tersebut untuk berdiskusi dan menyelesaikannya. “Itu selesai dan saya kira proses sertifikat untuk Pemerintah (Pemda Kabupaten Kupang, red) sudah bisa berjalan,” tandasnya.

  • Bagikan