Wawali Kota Kupang Minta Dukungan Pentahelix Untuk Percepatan Penurunan Stunting

Reporter : Ans
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor
Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man

KUPANG – KORANTIMOR.COM – Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man meminta dukungan pentahelix (unsur pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, dan media) bersatu padu berkoordinasi serta berkomitmen mendorong percepatan penurunan stunting, tidak hanya di Kota Kupang tapi juga di NTT pada umumnya.

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man

Permintaan tersebut disampaikan Wawali, dr. Hermanus Man saat menjadi nara sumber dalam kampanye percepatan penurunan stunting yang diselenggarakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Bencana Nasional (BKKBN) Provinsi NTT di Auditorium Undana Kupang, Senin (4/4).

Swipe up untuk membaca artikel

Menurutnya, upaya penurunan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja. Pentahelix yang dimaksudkannya antara lain terdiri atas pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan serta media sebagai pemberi informasi yang edukatif.

Pada kesempatan yang sama, kepada para mahasiswa yang menurutnya bakal menjadi calon pengantin dan orang tua masa depan, Wawali berpesan untuk mempersiapkan diri secara baik sebelum menikah agar kelak melahirkan bayi-bayi yang bebas stunting.

Baca Juga :  Terinspirasi Gubernur Laiskodat, Tim GPS Tetapkan Sabtu Sebagai Hari Bersih Sampah

Pemkot Kupang akan mengeluarkan regulasi yang mewajibkan para calon pengantin memenuhi syarat-syarat yang sudah ditetapkan, seperti batasan usia dan indeks massa tubuh sebelum pasangan calon pengantin diizinkan untuk menikah sebagai upaya pencegahan stunting mulai dari hulu. “Manusia yang hebat dihasilkan oleh rahim yang disiapkan secara baik dan benar,” ungkapnya.

Sumber: pkp
  • Bagikan