Bank NTT dan Pemda Ngada Teken Kerjasama Penyertaan Modal ASET

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KUPANG – KORANTIMOR.COM – Ban NTT dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ngada menandatangani alias teken Kerjasama penyertaan modal ke Bank NTT dalam bentuk aset (inbreng) yakni dua bidang tanah senilai Rp 4,6 Milyar. Penandatanganan PKS tersebut berlangsung di aula rumah jabatan Bupati Ngada, di Bajawa pada Kamis (10/03/2022).

Bupati Ngada, Paru Andreas, SH., MH., saat penandatanganan PKS inbreng antara Pemerintah Kabupaten Ngada dengan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur. Momen ini berlangsung Kamis lalu di aula Rumah Jabatan Bupati Ngada

Demikian informasi press release Bank NTT yang diterima media ini via pesan WhatsApp/WA pada Senin (14/03/2022).

Swipe up untuk membaca artikel

“Nilai dari kedua aset yang disertakan sebagai modal ke Bank NTT yakni Rp 6,4 Milyar. Hingga saat ini, total penyertaan modal Pemkab Ngada kepada Bank NTT berjumlah Rp 16 M, belum termasuk Rp 6,4 M yang baru di-PKS-kan kemarin,” tulis bank NTT.

Baca Juga :  Deretan Sukses Bank NTT Sepanjang Tahun 2021

Menurut Pimpinan Cabang Bank NTT Bajawa, Lorenso Bere Mau penandatanganan dua akta notaris tentang pernyataan pemasukan modal daerah ke dalam PT. BPD NTT tersebut sebagai salah satu syarat penyertaan modal Pemda Ngada dalam bentuk aset  kepada PT. BPD NTT.

Sementara itu, Bupati Ngada, Paru Andreas di sela-sela penandatanganan PKS, mengharapkan agar dengan adanya PKS tersebut dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Ngada.

“Adapun total aset Pemda Ngada yang disertakan kepada Bank NTT adalah dua bidang tanah yang terletak di Kecamatan Riung dengan luas tanah 2.849 meter persegi dan Kecamatan Ndekelu Bajawa dengan luas 1.645 meter persegi,” sebut Bank NTT.

Untuk diketahui, tanah yang terletak di Bajawa sejatinya akan dipakai untuk pembangunan kantor Bank NTT Cabang Bajawa. Saat ini, proses perijinan sementara berjalan dan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) gedung sedang berproses di Dinas PU dan Dinas Perijinan Satu Atap Kabupaten Ngada.

Hadir dalam kesempatan itu dan menandatangani PKS atas nama Pemerintah Kabupten Ngada, yakni Bupati Ngada, Paru Andreas, SH., MH. Sedangkan Pimca Bank NTT, Lorenso Bere Mau hadir atas nama Bank NTT untuk melakukan paraf, selanjutnya akan dilakukan penandatanganan secara sirkuler oleh Direktur Teknologi, Informasi dan Operasional Bank NTT, Drs. Hilarius Minggu, MM. Penandatanganan dokumen ini disaksikan notaris San Lusia Yosepha Boku.

Baca Juga :  AMMAN, GRAK, Formada dan KOMPAK Minta KPK Tangani Kasus Take Over Kredit PT. Budimas dari Bank Arta Graha

Moment penandatanganan PKS tersebut juga dilangsungkan secara virtual manakala Direktur Teknologi, Informasi dan Operasional Bank NTT, Drs. Hilarius Minggu, MM., mengikutinya dari Kantor Pusat Bank NTT di Kupang. Sementara saksi dari Pemerintah Kabupaten Ngada yakni Kabag Hukum Setda Ngada Johanes Gae, dari Pimca Bank NTT Ngada, Lorenso A. Bere Mau, dan dua orang staf dari notaris San Lusia Yosepha Boku masing-masing Werenfridus Aditya Lena dan Maria Kristina Duda.

Seremoni tersebut merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan sebelumnya yakni penandatanganan MoU yang berlangsung di kantor pusat Bank NTT. Saat itu Bupati Ngada, bersama rombongan diterima Direktur TI dan Ops Bank NTT, Hilarius Minggu serta dua direktur lainnya yakni Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing dan Direktur Kepatuhan Christofel Adoe. (kt/bankntt)

Sumber: bankntt
  • Bagikan