Keluarga Korban Kasus Pemerkosaan Anak di Desa Neopesu Minta Polres TTU Segera Tetapkan Tersangka

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KEFAMENANU – ET (41), keluarga korban kasus pemerkosaan anak dibawah umur di desa Neopesu Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) meminta dan mendesak Kepolisian Resort (Polres) TTU segera menetapkan status tersangka terhadap MN (51), terduga pelaku pencabulan dan pemerkosaan terhadap anaknya, MKB (13). Alasannya, keluarga menilai sudah cukup bukti untuk menjerat pelaku yakni berdasarkan keterangan terduga pelaku atau terlapor ( MN) yang mengakui perbuatannya. Lalu hasil visum et repertum terhadap korban yang menjukkan adanya luka robek pada jalan lahir (kemaluan, red) korban.

Demikian disampaikan ibu ET, ibu kandung korban kepada tim media ini melalui sambungan telepon selulernya pada Selasa (22,/2/22) perihal kronologi dan duduk perkara kasus yang menimpa anaknya.

Swipe up untuk membaca artikel

“Kami minta polisi (PPA Reskrim Polres TTU, red) tetapkan tersangka sudah terhadap pelaku. Pelaku sudah dipanggil periksa dan akui dia punya perbuatan (mencabuli dan memerkosa, red) saya punya anak. Sebelum kami lapor polisi juga, dia (MN) melalui perwakilan keluarga waktu kami bicara di rumah nenek korban, akui dia (MN) punya perbuatan, bilang neu (ya) saya ikuti saja kalian mau atur saya bagaimana na saya ikuti saja. Setelah kami lapor di Polres, anak saya dibawa visum di Rumah Sakit Umum Kefamenanu, beberapa hari kemudian, polisi beritahu hasil visum bilang di jalan lahir tarobek pak. Nah, kalau sudah bukti begitu nah polisi dong tahan sudah to,” jelas ET.

Baca Juga :  Syarat Lelang 9 Paket Pengadaan Bawang Rp 10,4 M ‘Mengada-Ada’, Kontraktor Protes
  • Bagikan