Bupati TTU Bantah Terlibat Dugaan Korupsi Proyek Puskesmas Mamsena Rp Rp 3,8 Milyar

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KEFAMENANU – Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Drs. Djuandi David membantah informasi dugaan keterlibatan dirinya dalam dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Mamsena, Kecamatan Insana Barat, TTU senilai Rp 3,8 Milyar.

Demikian klarifikasi Bupati Djuandi David saat dikonfirmasi tim media ini pada Selasa (15/02/2022) via telepon celulernya pada pukul 11.12 WITA.

Swipe up untuk membaca artikel

“Kita perintahkan kepada Pokja, tender ulang, sesuai mekanisme dan sesuai dengan aturan. Pemenangnya itu CV-nya kita tau, tetapi orangnya kita tidak tau siapa yang menang? Jadi, dikatakan Bupati TTU terlibat atau KKN dalam proyek itu, terutama menyangkut tender itu, saya pikir itu tidak benar. Orang (perusahaan kontraktor, red) yang menang saja tidak hubungi kita, dan Pokja sudah lakukan itu sesuai aturan, kita (Bupati TTU, red) tidak intervensi,” tegasnya.

Menurutnya, lelang ulang terjadi ditahap awal karena perusahaan peserta tender tidak memenuhi sejumlah syarat tender,sehingga sesuai aturan harus dilakukan tender ulang. “Bukan karena Bupati TTU punya kontraktor atau perusahaan favorit. Itu tidak benar,” tegasnya lagi.

Baca Juga :  Tanggapi Tuntutan Pencopotan Camat, Bupati TTU akan Cek Masalah BPD Letmafo

Bupati Djuandi menjelaskan, dirinya perintahkan tender ulang, dan panitia Pokja (Kelompok Kerja, red) mengikuti arahannya untuk tender ulang. “Tapi tidak mungkin kita (Bupati) mau intervensi (tidak mengatur dan tidak menentukan siapa pemenang tender, red). Bupati kalau intervensi lagi itu berarti Bupati cari lubang untuk dia punya diri,” ungkapnya.

  • Bagikan