Mendagri Tidak Boleh Biarkan Jabatan Wabub Ende Dalam Ketidakpastian Hukum

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Polisi, Prof., Drs., H. Mohammad Tito Karnavian harus bertanggung jawab terhadap status Wakil Bupati Ende, Erikos Emanuel Rede atau Erik Rede. Mendagri tidak boleh berhenti pada tindakannya menarik kembali Salinan, Petikan SK dan SK Mendagri tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Ende, sebagaimana dimaksud dalam Surat Dirjen OTDA No.132.53/87 9/OTDA, tanggal 27/1/2022, lalu membiarkan status jabatan Wakil Bupati Ende, dalam ketidakpastian hukum dan membingungkan Publik.

Demikian disampaikan Ketua Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Advokat PERADI, Petrus Selestinus, S.H., M.H dalam rilis tertulis kepada tim media ini ini, via pesan WhatsApp/WA pada Minggu (13/02/2022), terkait status keabsahan Wabub Ende, pasca penarikan kembali SK Kemendagri tentang pengesahan pengangkatan dan pelantikan Wabub Ende.

Swipe up untuk membaca artikel

“Menurut ketentuan pasal 66 dan 67 UU No. 30 Tahun 2014, tentang Administrasi Pemerintahan, maka penarikan SK Mendagri Nomor : 132.53-67, Tahun 2022, tanggal 19/1/2022, Tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Ende, atas alasan cacat formil dan prosedural, maka Mendagri tindaklanjuti dengan membatalkan SK dan menetapkan Keputusan baru dengan mencantumkan dasar hukum pembatalan dan memperhatikan AUPB,” tulisny.

Baca Juga :  Musda Mendekat, Jeriko Tetap Komit Latih Kader Demokrat Skill Kampanye Digital

Menurut Petrus Selestinus, sayangnya sejak tanggal 27/01/2022 hingga saat ini, Mendagri tidak melakukan langkah apapun dan membiarkan status hukum Wakil Bupati Ende menjadi pergunjingan publik NTT. Hal ini menimbulkan keresahan di kalangan ASN pada Pemda Kabupaten Ende dan menjadikan Masyarakat terbelah antara pro dan kontra. Mendagri bersikap seakan-akan persoalan Wakil Bupati Ende, hanya semata urusan pribadi Tito Karnavian dan Viktor B. Laiskodat.

  • Bagikan