Erik Rede Seharusnya Mundur Dari Jabatan Wakil Bupati Ende, Jika Paham Hukum

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – SURABAYA – Jika Erikos Emanuel Rede atau Erik Rede adalah politikus ulung yang paham hukum dan tahu proses pencalonan dirinya sebagai Wakil Bupati Ende cacat hukum, maka seharusnya ia mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Ende, karena proses pencalonannya hingga pelantikan dirinya sebagai Wakil Bupati Ende periode 2019-2024 dinilai dan diduga cacat hukum atau ilegal.

Demikian disampaikan Marianus Gaharpung, SH, MS, Dosen Peradilan Tata Usaha Negara (PERATUN) Universitas Surabaya & Lawyer dalam rilis tertulisnya kepada tim media ini via pesan WhatsApp/WA, Sabtu (12/02/2022), menyoroti polemik status Wabub Ende, Erik Rede pasca pelantikannya tanggal 27/01/2022.

Swipe up untuk membaca artikel

“Sejatinya, jika Erik Rede sebagai politikus ulung di Ende seharusnya memberikan pendidikan politik yang baik dan jujur, dengan jiwa besar menyatakan mundur sebagai Wakil Bupati Ende setelah pelantikan dirinya, karena dari aspek prosedur dan substansi hukum, pencalonan dirinya itu cacat hukum. Jika demikian (mengundurkan diri, red), justru rating politik Erik Rede booming/melejit. Sayangnya, Erik tidak seperti itu, ia malah melihat itu peluang emas sudah dilantik jadi Wakil Bupati Ende, walaupun hanya menjalankan sisa waktu dan walaupun melanggar peraturan syarat calon Wakil Bupati,” tulisnya.

Baca Juga :  Mewaspadai Korupsi di Balik Status Wabup Bodong

Menurutnya, Erik Rede yang adalah seorang kader Partai Nasdem Ende, seharusnya tidak boleh menerima pencalonan dirinya sebagai Wakil Bupati, jika tanpa dukungan surat rekomendasi dari DPP Koalisi Partai Politik.
Tetapi semua itu bukan menjadi prioritas Erik Rede dengan teman- teman politikus Koalisi Partai Politik di Ende.

  • Bagikan