Kinerja dan Konsumsi Energi AC Split Menggunakan Refrigeran Hidrokarbon

  • Bagikan
Koran Timor
Oleh Wenseslaus Bunganaen, ST.,MT

 (Dosen pada Prodi Teknik Mesin -FST Undana) 

KORANTIMOR.COM – KUPANG – AC  (Air  Conditioner)  split sebagai  salah  satu tipe  pengkondisian  udara  telah memainkan  peran   penting   dalam kehidupan   sehari-hari   dan  telah   menjadi kebutuhan masyarakat baik itu untuk rumah tangga,  minimarket, perkantoran,  dan hotel  untuk  mengatur  temperatur,  kelembaban, kebersihan,  dan  pendistribusian udara segar guna mencapai kondisi nyaman yang dibutuhkan oleh penghuni yang berada  di dalam ruangan. Hidrokarbon  yang  sering dipakai  sebagai  refrigeran  adalah jenis propana (R290),  isobutana (R600a),  dan n-butana (R600).

Swipe up untuk membaca artikel

Walaupun hidrokarbon sangat mudah terbakar akan tetapi jenis refrigeran ini memiliki beberapa kelebihan  salah satu diantaranya, adalah  ramah  lingkungan.

Untuk mengetahui dan  membandingkan  kinerja  dan konsumsi  energi  secara teoritis dapat menggunakan  perangkat  lunak  CoolPack  versi1.50,  program   sirnulasi  ini  dapat  digunakan  untuk  merancang,  menentukan dimensi, menganalisis, dan mengoptimalkan sistem refrigerasi dan pengkondisian udara yang menggunakan  siklus kompresi uap.

Baca Juga :  BMPS NTT Selenggarakan GENCAR Hybrid Festival Sekolah Swasta Se-NTT

Sejak  AC split  diluncurkan  pertama  kali,  refrigeran  yang  sangat  popular digunakan  di  Indonesia  adalah  R22  (HCFC-22).  Namun  berdasarkan  ketentuan dalam   konvensi    Vienna  dan   Protokol   Montreal   tentang   bahan-bahan    yang merusak  lapisan  ozon,  bahwa  negara  berkembang  wajib  melaksanakan penghapusan   penggunaan   Bahan  Perusak  Ozon  (BPO)  secara  bertahap  sampai batas waktu tertentu, maka Kementerian Perindustrian mengeluarkan Peraturan Menteri Perindustrian  Republik  Indonesia Nomor: 41/M-IND/PER/5/2014 tentang Larangan   Penggunaan   Hydrochlorojlourocarbon  (HCFC)   di   Bidang Perindustrian,  yang  diundangkan  pada  tanggal  4 Juni  2014  [2].  Oleh karena  itu, refrigeran  dari golongan  hidrokarbon  seperti R290,  dan R600a  dewasa  ini mulai diusulkan menjadi pengganti  R22 untuk AC split.

  • Bagikan