Mendagri dan Gubernur NTT Dinilai Bodohi Publik Terkait Pengesahan Pengangkatan Wabub Ende

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – JAKARTA – Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi Prof., Drs., H. Muhammad Tito Karnavian dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dinilai telah membodohi publik terkait pengesahan pengangkatan dan pelantikan Wakil Bupati (Wabub) Ende periode 2022-2027, Erikos Emanuel Rede. Alasannya, Mendagri Tito Karnavian sampai hari ini belum memberikan klarifikasi apapun terkait pengesahan pengangkatan dan atau pelantikan Wakil Bupati Ende. Malah Mendagri tetap membiarkan Gubernur VBL melantik Wabub Ende ditengah kebingungan penarikan SK Mendagri tersebut.

Demikian disampaikan Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) dan Advokad PERADI, Petrus Selestinus dalam rilis tertulis kepada tim media ini via pesan WhatsApp/WA pada Sabtu (05/02/2022).

Swipe up untuk membaca artikel

“Sebagai seorang Mendagri, watak anomali dan ambigu dalam tata kelola pemerintahan, bisa melahirkan instabilitas, apalagi terkait urusan Pilkada. Menarik kembali SK. Pengesahan Pengangkatan, berarti membatalkan pelantikan, namun pada saat yang sama, Mendagri membiarkan Gubernur NTT (VBL) melantik Wakil Bupati Ende. Ini, memberi pesan kuat bahwa persoalan Wakil Bupati Ende, hanya soal dua pribadi dan diselesaikan antar dua pribadi Tito Karnavian dan Viktor B. Laiskodat, dan ini namanya pembodohan publik NTT,” jelasnya.

Baca Juga :  Jeriko Abadikan Nama Frans Lebu Raya di Kota Kupang

Menurut Petrus Selestinus, Mendagri Tito Karnavian, sejak peristiwa penarikan seluruh Surat Mendagri, Salinan dan Petikan SK Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Ende Tahun 2019-2024 dari Gubernur NTT, tanggal 27/01/2022, hingga hari ini, belum memberikan klarifikasi apapun alasan penarikan seluruh dokumen SK Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Ende Tahun 2019-2024.

Sumber: TPDI
  • Bagikan