Simpatisan Jeriko Sebut GSK dan Leo Lelo Membohongi Publik

Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor
Dari kanan; Koordinator simpatisan Jeriko, Herison Aryanto Korea dan Sekretaris Simpatisan Jeriko, Jonathan Gah

KORANTIMOR.COM – KOTA KUPANG – Simpatisan Jeriko menilai Gabrial Suku Kotan (GSK) dan Leonardus Lelo (Ketua DPD Demokrat NTT) telah membohongi publik dengan mengatakan masa yang melakukan aksi damai (demonstrasi, red) di depan Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Nusa Tengara Timur (NTT) menolak kegiatan Demokrat di NTT bukan orang Demokrat Asli. GKS dan Leo Lelo juga dinilai telah membohongi publik dengan mengatakan, bahwa suara DPC Partai Demokrat Malaka dan DPC Partai Rote Ndao dianulir dalam Muasyawarah Daerah (Musda) DPD Demokrat NTT. Padahal GSK bukanlah peserta Musda di Tahun 2021 lalu, dan bahwa hasil verifikasi suara oleh Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat mengatakan suara tersebut sah.

Demikian disampaikan Ketua Relawan Simpatisan Jeriko, Herison Arianto Kore, dalam rilis tertulis yang diterima tim media ini via pesan WhatsApp/WA pada Jumat (04/02/2022), menanggapi pernyataan GSK dan Leo Lelo terkait aksi damai Simpatisan Jeriko di Mapolda NTT pada Kamis (03/02).

“Janganlah berbohong, kami punya Dokumentasi Video yang lengkap dan juga Berita Acara Persidangan Musda Demokrat di Hotel Aston,” tulisnya tegas.

Menurutnya, GSK bukan Pemegang Hak Suara di Forum Musda. Bahkan menurut Heri, Gabriel Suku Kotan diijinkan masuk ruang sidang hanya saat acara pembukaan Musda Demokrat NTT. Selebihnya GSK tidak punya hak untuk berada di Ruang Musda.

  • Bagikan