Imlek dan Sejumlah Tradisi Perayaan Imlek

Reporter : kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANGTahun ini, perayaan Imlek jatuh pada Selasa tanggal 1 Februari 2022. Imlek atau Tahun Baru Cina merupakan hari raya besar orang Tionghoa, yang dirayakan setiap tahun sebagimana lazimnya perayaan hari raya lainnya. Imlek adalah momentum sakral untuk menghormati leluhur dengan bersembahyang. Seiring perkembangan zaman, perayaan Imlek kian meluas dan dirayakan dengan suasana riang-gembira, berkumpul bareng keluarga, makan bersama, pesta kembang api, dan lain sebagainya (dilansir dari tirto.id).

Imlek dikenal pula dengan istilah Tahun Baru Cina, Chinese New Year, atau Lunar New Year. Di Cina  perayaan Imlek disebut juga sebagai Festival Musim Semi untuk menyambut datangnya musim semi atau musim tanam setelah melewati masa musim dingin.

Swipe up untuk membaca artikel

Di musim semi, kehidupan warga kembali menggeliat setelah tidak bisa melakukan aktivitas dengan leluasa selama musim dingin. Masyarakat Cina zaman dulu yang rata-rata bekerja sebagai petani akan kembali memulai masa tanam. Maka dari itu, Imlek sebenarnya merupakan bentuk rasa syukur sekaligus harapan untuk satu tahun ke depan.

Baca Juga :  GP Ansor dan Banser Kabupaten Ende Mengamankan Ibadah Perayaan Natal 2021

Penyebutan Imlek sebenarnya justru tidak dikenal di Cina dan beberapa negara lainnya. Di Tibet, misalnya, perayaan ini dikenal dengan istilah Losar, di Vietnam disebut Tet, sedangkan di Korea Utara dan Korea Selatan dinamakan Solnal.

Perayaan Imlek atau Tahun Baru Cina didasari atas penanggalan bulan yang tidak sebenarnya tidak berjarak terlalu jauh dengan perayaan Tahun Baru Masehi. Di Cina, penggunaan kalender bulan sudah dilakukan sejak sangat lama, yakni sedari masa Dinasti Shang yang berkuasa pada tahun 14 Sebelum Masehi.

Sumber: tirto.id/orami.co.id
  • Bagikan