Kejari TTU Tahan 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Proyek Puskesmas Inbate Rp 6,5 Milyar

Reporter : kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KEFAMENANU -Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Utara (TTU) menahan 3 (tiga) tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Inbate, Kecamatan Bikomi Nilulat TTU senilai Rp 6,5 Milyar Tahun Anggaran (TA) 2020. Tiga tersangka tersebut antara lain: Thomas Laka (Kepala Dinas Kesehatan TTU),  Leonard Paschal Diaz (Pejabat Pembuatan Komitmen/PPK), dan Benyamin Lazakar selaku kontraktor proyek pembangunan Puskesmas Inbate.

Demikian informasi yang dihimpun tim media ini sumber yang sangat layak dipercaya di internal Kejari TTU pada Kamis malam (27/01/2022) terkait beredarnya foto penahanan tiga tersangka oleh Kejari TTU.

Swipe up untuk membaca artikel

“Benar pak, tersangka Inbate (kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Inbate,red) langsung ditahan tadi. Ada tiga orang, Kadis Kesehatan TTU, PPK sama kontraktornya,” jelas sumber yang menolak namanya disebutkan itu.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Robert Jimmy Lambila yang kemudian dikonfirmasi wartawan tim media ini via pesan WhatsApp/WA pada Kamis (27/01) pukul 19.59 Wita membenarkan adanya informasi penahanan tiga tersangka tersebut. “Iya (benar,red), nanti saya kirimkan bahannya (press release, red) om,” tulisnya.

Baca Juga :  Pegiat Anti Korupsi Minta KPK Periksa Dirut Bank Artha Graha Terkait Kredit Fiktif PT. Budimas Pundinusa Rp 130 Milyar

Dilansir dari media Voxntt.Com (27/01), ketiga tersangka tersebut ditahan Kejari TTU terkait dugaan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,4 Milyar dari total Rp 6,5 Milyar proyek pembangunan Puskesmas Inbate TA 2020. Total kerugian tersebut berdasarkan hasil perhitungan teknis maupun pemeriksaan saksi-saksi oleh Kejari TTU.

Sumber: VoxNtt
  • Bagikan