Kasie Penyidikan Kejati NTT Ditangkap Satgas Kejagung Terkait Kasus Suap

  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Satuan Tugas (Satgas) 53 Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) menangkap Kepala Seksi Penyidikan (Kasie) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), KM dan Direktur PT.Sari Karya Mandiri (SKM), HT terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan provinsi ruas Kapan-Nenas-Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), panjang 13,83 km senilai Rp 15,5 Milyar yang belum selesai dikerjakan.

Demikian informasi yang dihimpun tim media ini dari beberapa sumber terpercaya di Kupang pada Selasa (21/12/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

“Satgas Kejagung tangkap salah satu Jaksa Tinggi, KM karena terima suap dari Direktur PT.Sari Karya Mandiri (SKM), HT. Bisa dicek langsung di Kejati NTT, karena mereka tutup-tutupi kasusnya,” ungkap sumber yang enggan disebut namanya.

Menurutnya, KM dan HT ditangkap di Kupang pada Selasa dini hari. Keduanya langsung dibawa tim Satgas 53 Kejagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan terkait kasus tersebut.

“Langsung dibawa Satgas Kejagung ke Jakarta lewat Bandara Eltari Kupang,” tegasnya.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT, Abdul Hakim yang dikonfirmasi tim media ini via pesan WhatsApp/WA pada Selasa (21/12) pukul 12.49 Wita membenarkan adanya penangkapan KM bersama Direktur PT.SKM, HT.

“Benar pada hari Senin, 20 Desember 2021 malam hari,Tim Satuan Tugas 53 ( SATGAS 53)Kejaksaan Agung telah mengamankan 1 (satu) orang Jaksa pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur dan 1 (satu) orang pengusaha terkait perbuatan tercela yang dilakukan (suap, red),” tulisnya.

  • Bagikan