AMMAN Flobamora Beberkan Aturan Yang Larang Wagub Jadi Ketua KONI

Reporter : Tim
Editor : Redaksi
  • Bagikan

KORANTIMOR.COM – JAKARTA – Ketua Aliansi Masyarakat Madani Nasional (AMMAN) Flobamora, Roy Watu Pati membeberkan Pasal 40 Undang- Undang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Sistim Keolaragaan Nasional (SKN) dan Pasal 56 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2007 yang melarang pejabat publik, baik kepala/wakil kepala daerah menjadi Ketua Umum KONI.

Demikian dikatakan Ketua AMMAN Flobamora, Roy Watu Pati saat di konfirmasi Tim Media ini, Minggu (19/12/31) sore tadi.
“Aturan yang melarang kepala/wakil kepala daerah menjadi Ketua KONI sudah sangat jelas kok. Dalam Pasal 40 Undang- Undang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Sistim Keolaragaan Nasional (SKN) dan Pasal 56 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 tahun 2007 sudah terang benderang. TPP dan Musprov KONI NTT besok tinggal melaksanakan saja UU SKN dan PP. Tidak perlu diinterpretasikan lagi. Jadi kalau Wagub tidak mundur dari Calon Ketua KONI maka di arena Musprov pimpinan sidang harus mencoret namanl beliau dari daftar calon,” tandas Roy.

Swipe up untuk membaca artikel

Roy mengingatkan agar Wakil Gubernur NTT, Bapak Drs. Yoseph Nae Soi, MM untuk mundur dari pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi NTT periode 2021-2025. “Wakil Gubernur harus memilih mundur sekarang atau tetap mencalonkan diri menjadi ketua KONI. Kalau mundur berarti Pak Wakil Gubernur Gentle, tahu aturan, dan tidak tergoda dengan jabatan,” ujarnya.

  • Bagikan