PLT Kadis Pertanian Mabar Akui Pembagian Benih Padi TA 2021 Tidak Merata

Reporter : Tarsi
Editor : Kos
  • Bagikan
Koran Timor
Plt. Kadis Pertanian Kabupaten Manggarai Barat (10/12) Foto by koranntt.com

KORANTIMOR.COM – Lembor – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Manggarai Barat (Mabar), Laurensius Halu mengakui, bahwa pembagian benih padi tahun anggaran 2021 bagi para petani di Lembor Kabupaten Mabar tidak merata. Alasannya, karena ketersediaan anggaran dan alokasi bantuan dari Direktur Perbenihan Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah (Pemda) tidak memungkinan semua petani mendapat bantuan benih padi.

Plt. Kadis Pertanian Kabupaten Manggarai Barat (10/12)
Foto by koranntt.com

Demikian disampaikan Plt. Kadis Pertanian Mabar, Laurensius Halu saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (10/12/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

“Bantuan benih padi yang bersumber dari APBN 2021 sebanyak 112.500 kg dengan jumlah areal 4.500 hektar. Dan tentunya benih tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan para petani, baik di Lembor maupun di wilayah lain di Manggarai Barat. tentu kita fokusnya di Lembor, tetapi tidak berarti semua alokasi bantuan benih padi dialokasikan ke Lembor. Masih ada daerah lain yang membutuhkan benih padi.  Tapi yang paling banyak itu Lembor,” jelasnya.

Baca Juga :  Frans Leburaya, Bupati dan Wakil Bupati Mabar Masuk Anggota Kopdit Suka Damai

Menurut Laurens, pada tahun 2021, Direktur Perbenihan Kementrian Pertanian RI mengalokasikan benih padi dengan luas areal 4.500 hektar dengan jumlah benih 112.500 kg. Jumlah tersebut tidak hanya fokus untuk petani yang ada di Lembor, tetapi benih padi tersebut juga dibagi ke beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Manggarai Barat.

  • Bagikan