Bos Besar PT. Agogo Golden Group Dibekuk BNN NTT Terkait Kepemilikan Narkoba

Reporter : tim
Editor : Fabi, Kos
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – ENDE – Komisaris alias bos PT. Agogo Golden Group (perusahaan kontraktor), inisial FRT dibekuk petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Anggota Polres Ende, terkait dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 30 gram yang dibawa kurir berinisial WD, seorang sopir truk Ekspedisi Sutra Alam dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ke Ende.

Komisaris PT. Agogo Golden Group, FRT (kaos oblong putih berjanggut) saat diamankan bersama barang bukti sabu di Pos KP3 Lau Pelabuhan Ipi Ende (28/11)

Demikian informasi yang dihimpun tim investigasi media ini saat FRT dan WD (sopir ekspedisi) diamankan pihak BNN NTT dan Polres Ende, di Pospol KP3 Laut Pelabuhan Laut Ipi Ende pada Minggu (28/11/2021) bersama bukti yang diisi dalam sebuah tas berwarna kuning dan yang dibawa WD dan diserahkan ke FRT.

Swipe up untuk membaca artikel

Menurut seorang Anggota Pol Air Polres Ende yang ditemui di dekat Kantor KP3 Laut Ende (yang menolak namanya disebutkan), WD memang sengaja disuruh oleh salah satu jaringan  kurir narkoba dari Surabaya untuk mengantar paket sabu-sabu tersebut kepada FRT.

Baca Juga :  ARAKSI Desak Polres Segera Periksa Bupati TTU Terkait Sisa Dana Pemilukada Rp 676 Juta

Sumber itu mengungkapkan, bahwa aparat BNN NTT sejak Minggu pagi (28/11),sudah  memantau situasi di Pelabuhan Ipi Ende, terutama saat aktifitas bongkar muat kapal Roro yang baru tiba dari Surabaya.

“Sekitar   pukul 10.00 WITA aparat BNN NTT akhirnya berhasil membuntuti  WD sopir expedisi  itu, turun dari kapal menuju tempat parkiran kendaraan. Sambil menenteng “barang haram” yang diisi didalam tas berwarna kuning tersebut  menuju pelataran parkir tempat peti kemas yang terletak persis berhadapan  dengan kantor Pelindo II Cabang Ende,” beberapa sumber itu.

  • Bagikan