TPFI Telah Kantongi Identitas Pelaku Kasus Penemuan Mayat Wanita dan Bayi di Penkase-Oeleta

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) telah mengantongi sejumlah petunjuk termasuk identitas pelaku (calon tersangka), terkait kasus penemuan mayat seorang Ibu dan bayi di lokasi penggalian Pipa di Penkase, Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Demikian disampaikan Ketua TPFI, Dr.Samuel Haning SH, MH kepada sejumlah media dalam jumpa pers di yang dilaksanakan di Resto Palapa Kupang, Minggu (07/11/21).

Swipe up untuk membaca artikel

“TPFI telah mengantongi Identitas calon tersangka pembunuhan terhadap ibu dan bayinya yang ditemukan di Alak. Calon Tersangka berinisial AB. TPFI punya saksi-saksi dan bukti yang kuat. Karena itu kami minta Kapolri melalui Kapolda NTT untuk segera melakukan penangkapan terhadap calon tersangka,” tandas pengacara yang akrab disapa Paman Sam.

Berdasarkan hasil investigasi TFI ini diketahui bahwa mayat wanita yang ditemukan itu berinisial AM berumur 30 tahun sedangkan mayat bayinya berinisial L yang berumur sekitar 1 tahun.

Sementara itu Lanjut Sam, berdasarkan hasil investigasi TPFI, korban AM dan L diduga dibunuh oleh pelaku yang berinisial AB dan mencoba menghilangkan jejak dengan menguburkan kedua korban di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Pasien COVID-19 Sembuh di Kota Kupang Bertambah 107 Orang

Olehk karena itu, dirinya mewakili TPFI meminta agar aparat kepolisian yang menangani kasus ini untuk bergerak cepat dalam mengungkap kasus ini termasuk menangkap pelaku.

Selanjutnya ia menyampaikan bahwa TPFI menyarankan Kapolda NTT selaku pejabat tertinggi Kepolisian di daerah tersebut agar segera mengambil alih penanganan kasus ini sehingga kasus ini cepat diselesaikan dan tidak berlarut-larut.

  • Bagikan