Diduga Ada Mantan Pejabat Pemkot Kupang Jadi Beking Pembangunan M Hotel Yang Langgar Perda Tata Ruang

  • Bagikan
Koran Timor

 

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Diduga ada mantan Pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang jadi beking Pembangunan M Hotel (kini menjadi Swiss-Belcourt Hotel, red) di bibir Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang. Pembangunan hotel tersebut diduga melanggar garis sempadan pantai, yang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melanggar Peraturan Daerah (Perda) No. 12 Tahun 2011 yang telah diubah dengan Perda No. 9 Tahun 2012 tentang Rencana Detail Tata Ruang Kota Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Kupang, Frangki Amalo membenarkan adanya supervisi dari KPK terhadap persoalan perizinan. KPK menemukan bangunan eks M Hotel tersebut melanggar aturan/Perda Tata Ruang.

“Oleh karena itu memang Inspektorat akan memanggil semua dinas teknis. Khusus untuk Dinas PUPR akan memberikan rekomendasi sesuai fungsi tata ruang kepada dinas terkait lainnya guna penegakan perda,” jelasnya, Selasa (2/11/2021).

Frangki mengatakan dalam peninjauan itu, KPK sudah memberikan sejumlah rekomendasi agar akses jalan pesisir (jogging track) harus diberi ruang untuk dilanjutkan pembangunannya. Kemudian sebagian bangunan hotel yang telah menyalahi tata ruang itu harus dibongkar. Saat ini persoalan ini sedang ditinjau Dinas PUPR Kota Kupang.

Baca Juga :  Diduga Kredit Take Over PT. Budimas Pundinusa Rp 130 M Hasil Rekayasa

Menurut Frangki, dinasnya hingga saat ini hanya memegang Izin Mendirikan Bangunan (IMB) hotel tersebut yang telah diajukan dan dikeluarkan Pemkot pada tahun 2012 dan 2015 dengan nama Hotel M. Sedangkan pembangunan bagian hotel yang ada di area jogging track hingga kini belum ada IMB, sehingga dianggap ilegal.

  • Bagikan