Hanya Angsur 5 Bulan, Lalu Kredit PT. Budimas Pundinusa Rp 130 M di Bank NTT Macet Total

  • Bagikan
Koran Timor

KUPANG – KORANTIMOR.COM – Kredit PT. Budimas Pundinusa di Bank NTT senilai Rp 130 Milyar (tahun 2019-2010, red) yang merupakan take over dari Bank Artha Graha untuk antar pulau sapi (pengiriman sapi ke luar NTT, red) dan budidaya rumput laut macet setelah lima bulan diangsur. Kredit tersebut mulai macet sejak Bulan November dan Desember 2019.

Demikian Informasi yang dihimpun tim media ini dari sumber yang sangat layak dipercaya terkait kredit macet PT.Budimas Pundinusa.

Swipe up untuk membaca artikel

“Kredit itu dicairkan pada awal April 2019. Hanya diangsur sekitar 5 bulan, kemudian macet di akhir tahun 2019 (Bulan November-Desember). Saat itu tunggakannya sudah mencapai sekitar Rp 3,7 M. Kalau sekarang, statusnya sudah collect 5 atau macet total,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.

Informasi yang diperoleh Tim Media ini, total baki kredit PT. Budimas Pundinusa tahap Pertama dari Bank NTT sebesar Rp 100 Milyar. Dari baki kredit Rp 100 M telah ada tunggakan sejak Bulan November – Desember 2019 sebesar Rp 3.766.097.015,-.

Baca Juga :  Kanit Reskrim Polsek Kupang Tengah Ancam Wartawan

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Tunggakan yang ditandatangani Direktur Pemasaran Kredit Bank NTT, Absalom Sine (saat itu, red), tertanggal 27 Desember 2019 yang ditujukan kepada Direktur PT. Budimas Pundinusa, telah ada tunggakan kredit perusahaan tersebut sebagai berikut :

1) Pembiayaan dengan tujuan take over kredit senilai Rp 32 M. Jenis Kredit : Kredit Modal Kerja (KMK). Jangka waktu kredit : 12 bulan. Suku bunga: 12 % /tahun.
Dari take over kredit tersebut, per November 2019, sudah ada tunggakan sebesar Rp 656.167.960,-
Jumlah ini terdiri atas bungaper November 2019 sebesar Rp 644.143.207,- dan denda sebesar Rp 12.024.752,-
Selain itu ditambah kewajiban PT. Budimas Pundinusa kepada Bank NTT hingga Desember 2019 sebesar Rp 330.665.666,-.

  • Bagikan