Penggugat Cabut Gugatan, Sinyal Kubu KLB Moeldoko ‘Rontok’

  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Yosef Benediktus Badeoda, salah satu penggugat dari kubu hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang Pimpinan KSP Moeldoko, mencabut gugatannya terhadap Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KEMENHUMHAM) dan DPP Partai Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pengadilan Tata Usaha Negara (TUN) Jakarta, pada Kamis (23/09/2021). Dicabutnya gugatan tersebut, mengakibatkan tertundanya sidang gugatan Perkara No.154/G/2021/PTUN-JKT. Disinyalir, ini merupakan indikasi rontoknya alias runtuhnya kubu Moeldoko.

Demikian siaran pers Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat pimpinan AHY yang diterima tim media ini pada Jumat (24/09/2021).

Swipe up untuk membaca artikel

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Partai Demokrat, Bambang Widjojanto, menyatakan, “kami mengucapkan terimakasih dan memberikan apresiasi kepada Bung Yosef yang telah mencabut gugatannya siang tadi. Ini adalah bentuk kepeduliannya terhadap masa depan Partai Demokrat dan komitmennya terhadap demokrasi di Indonesia.”

Menurut Bambang, hal ini patut dicontoh oleh para peserta KLB ilegal lainnya yang masih merasa dirinya kader dan mengaku ingin membesarkan partai. “Kalau merasa dirinya kader tapi terus mengganggu, justru harus dipertanyakan kekaderannya,” tegas mantan Pimpinan KPK ini.

Baca Juga :  Demokrat: Moeldoko Berkoalisi dengan Yusril Demi Kekuasaan Dengan Upaya Pembohongan Publik

Bambang Widjojanto juga berpendapat, bahwa dengan adanya pencabutan gugatan tersebut, sudah sepatutnya Majelis Hakim mengambil sikap untuk mempertimbangkan kelanjutan dari gugatan tersebut.

“Alasannya, gugatan ini mereka ajukan secara bersama-sama, bukan sendiri-sendiri sehingga jika ada salah satu Penggugat yang mundur, semestinya gugatan otomatis gugur,“ jelasnya.

  • Bagikan