PAD NTT 2021 Anjlok, Realisasi Per Agustus Hanya Sekitar 25%

  • Bagikan
Koran Timor
Sekretaris Daerah NTT, Benediktus Polo Maing

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Tahun Anggaran 2021 anjlok. Hingga akhir Agustus, realisasinya hanya sekitar Rp 500-an Milyar atau sekitar 25% dari target dalam APBD murni 2021 (sekitar Rp 2,003 Trilyun). Akibatnya, Pemprov NTT mengusulkan penurunan target PAD dalam APBD Perubahan 2021 sekitar Rp 300 Milyar (dari target Rp 2,003 Trilyun dalam APBD murni 2021, red) menjadi sekitar Rp 1,7 Trilyun.

Sekretaris Daerah NTT, Benediktus Polo Maing

Demikian informasi yang dihimpun tim media ini dari kalangan Anggota DPRD NTT terkait usulan Perubahan APBD NTT TA 2021 belum lama ini di gedung DPRD NTT.

Swipe up untuk membaca artikel

Wakil Gubernur NTT, Joseph A. Nae Soi yang dikonfirmasi tim media ini pada Kamis (02/09/2021) seusai Sidang Paripurna DPRD NTT, enggan memberikan komentar terkait hal tersebut. “Kalau itu (penurunan realisasi dan target PAD NTT 2021, red) hal teknis. Saya tidak hafal angka-angkanya. Nanti tanyakan saja ke Sekda,” elaknya.

Baca Juga :  Pemprov NTT Minta Sekolah Paham Aturan dan Prokes Terkait Pemberlakuan Kembali Pembelajaran Tatap Muka

Sementara itu, Sekda NTT, Benediktus Polo Maing yang dikonfirmasi tim media ini di tempat yang sama menjelaskan, realisasi PAD NTT hingga akhir Agustus 2021 sekitar 40% (dari realisasi PAD tahun 2020, yakni Rp 1,16 T, red).

“Jadi kita dorong supaya ada optimalisasi (optimalisasi PAD, red), terutama dari pajak dan potensi-potensi yang ada. Dan kita juga konsolidasi dengan teman teman Dinas Pendapatan dan Aset Daerah di Kabupaten/Kota, supaya melakukan upaya-upaya untuk lebih menjangkau sumber-sumber yang ada, dan diharapkan bisa dicapai diakhir tahun anggaran ini (Tahun Anggaran 2021, red),” jelasnya.

  • Bagikan