Gubernur NTT Berkomitmen Penuhi Ketersediaan Infrastruktur di NTT

Reporter : Kos
Editor : Redaksi
  • Bagikan
Koran Timor

KORANTIMOR.COM – KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) berkomitmen, dibawah kepemimpinannya akan memenuhi ketersediaan infrastruktur jalan, jembatan dan pengairan di NTT. Khususnya pada daerah-daerah yang menjadi sentra produksi pertanian, peternakan, perikanan dan pariwisata. Prinsip utama dari penyediaan infrastruktur adalah pembangunan yang menyeluruh, tuntas dan tidak boleh setengah-setengah agar tercipta daya ungkit yang berarti bagi kemajuan ekonomi NTT.

Demikian disampaikan Gubernur NTT, VBL dalam pidatonya pada Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2021 di Kupang.

Swipe up untuk membaca artikel

“Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pembangunan saat ini. Selain sebagai roda penggerak pembangunan, ketersediaan infrastruktur berbanding lurus dengan peningkatan kualitas hidup dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal inilah yang menyebabkan pembangunan infrastruktur dikategorikan sebagai bentuk investasi dengan tingkat pengembalian ekonomi dalam jangka panjang,” jelasnya.

Menurut Gubernur VBL, mewujudkan investasi infrastruktur yang menyeluruh membutuhkan anggaran yang besar. Sedangkan di pihak lain, kemampuan APBD NTT sangat terbatas. Oleh karena itu, Pemprov NTT membutuhkan sumber pendanaan lain melalui pinjaman daerah. Pinjaman daerah merupakan suatu keniscayaan untuk investasi infrastruktur sebagai tindakan mengakselerasi pembangunan selama pinjaman dikelola dan diperhitungkan dengan baik; segi manfaat serta pengembaliannya.

Baca Juga :  Mencegah Penyebaran Covid 19, 60 Narapidana Kelas II A Kupang Dibebaskan Bersyarat

“Dari total panjang jalan Provinsi 2.650 km, kondisi jalan yang belum mantap (rusak berat dan rusak ringan) pada tahun 2019 sepanjang 906,12 km dan pada tahun 2020 dikerjakan sepanjang 365,03 km dan pada tahun 2021 ini, akan dikerjakan sepanjang 585,38 km dengan skema penganggaran yaitu Pinjaman SMI, Pinjaman Bank NTT, Pemberian Hibah Jalan Daerah, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus,” bebernya.

Sumber: BirohumasNTT
  • Bagikan